Entri yang Diunggulkan

Weekend With Qur'an (Program Tahfizh Intensif 3 hari)

Lembaga Tahfidz Kalimantan (LTK) bekerja sama dengan Pesantren Tahfidz dan Dirosat Al-Qur'an (PTDQ) Al-Hayah akan menyelenggarakan We...

Minggu, 31 Juli 2011

Faham Sufi Ekstrem


Oleh: Ustadz Suriani Jiddy

Sebelumnya kita sudah menjelaskan paham liberal dan paham mu’tazilah yang merupakan cikal bakal gerakan liberal.

Sufi ekstrem merupakan terjemah dari ghulat shufiyah. Ghulat adalah jamak dari ghalin. Ghulat adalah sikap berlebih-lebihan. Abstract noun-nya ghuluw. Allah SWT berfirman Qur’an: Janganlah kamu bersikap berlebih-lebihan dalam agama. Rasulullah SAW mengingatkan dalam hadits agar umatnya tidak berlebih-lebihan dalam agama, “binasalah orang yang berlebih-lebihan” 3 kali. Sesungguhnya umat-umat sebelum kalian dibinasakan oleh Allah SWT Karena mereka memiliki sikap berlebih-lebihan.

Sufi ekstrem adalah salah satu sekte dari sufi. Sufi tidak satu, ada yang sederhana, moderat dan ada yang ekstrem. Paham sufi yang ekstrem ini banyak dianut oleh sebagian masyarakat kita. Dan itu bertentangan dengan Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW sebagaimana kita lihat berikut ini:

Dasar Hukum
No
Ahlus Sunnah
Kaum Sufi Ekstrem
1
Al-Qur’an
Al Qur’an
2
Hadits
Hadits
3
Ijma’
Ijma’
4
Qiyas
Qiyas
5

Ilham
6

Kasyaf
7

Mimpi

Yudisium dan Wisuda Mahasiswa STAI Kapuas

Suasana diluar aula tempat wisuda
Pada hari Sabtu, 30 Juli 2011 bertempat di aula kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas diselenggarakan kegiatan Yudisium dan Wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh 529 orang wisudawan dan wisudawati yang berasal dari berbagai kecamatan disekitar kota Kuala Kapuas. Hal ini tampak dari banyaknya mobil-mobil angkutan kota yang diparkir di halaman kantor Pemda. Para peserta wisuda didampingi oleh keluarga mereka masing-masing, bukan cuma orang tua, bahkan termasuk para saudara dan handai taulan. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Bupati Kapuas dan perwakilan dari Kopertis IAIN Banjarmasin.

Jumat, 29 Juli 2011

Penutupan Pelatihan KPPBM PMI Kabupaten Kapuas

Pada hari Jum'at, 29 Juli 2011 bertempat di aula Hotel Raudah diselenggarakan penutupan Pelatihan Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas. Peserta yang berjumlah 24 orang ini dapat mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Dalam salah satu rangkaian pelatihan ini, diselenggarakan Praktek Lapangan, dimana para peserta mengadakan kegiatan penggalian data di tengah masyarakat di Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak pada hari Kamis, 28 Juli 2011.

Setelah kegiatan ini, para relawan yang berasal dari Kabupaten Kapuas akan melakukan kunjungan lagi ke Desa Teluk Palinget, Kecamatan Pulau Petak dan Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh untuk mempersiapkan pembentukan Komite Kesehatan Desa dan mencari orang-orang yang bersedia menjadi Relawan Kesehatan Desa. Berbagai kegiatan akan dilaksanakan dikedua desa tersebut.

Kegiatan ini difasilitasi oleh dana dari Palang Merah Spanyol. Para fasilitator berasal dari PMI Pusat (Bapak Astrid), PMI Banten (Bapak Samin), PMI Sumatera Barat (Mbak Rani) dan PMI Kabupaten Kapuas (Pak Zonnun). Kegiatan ini ditutup oleh Sekretaris PMI Kabupaten Kapuas, dr. Jum'atil Fajar.

Kamis, 28 Juli 2011

Menyusuri Laut Jawa di Seruyan dan Kotim - Perjalanan

Pantai di tepi Laut Jawa di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur
Bila kita menuju ke Seruyan dari arah sampit, maka kita akan menyusuri Laut Jawa dari Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, sampai sekitar daerah Pantai Kalab (Seruyan). Bila diukur melalui Googe Earth, maka jaraknya kurang lebih 48 km. Jalan aspal di sepanjang pantai Laut Jawa ini cukup mulus, sehingga kendaraan roda empat dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 80 km per jam. Namun karena beberapa jembatan masih berlantaikan kayu, mobil harus mengurangi kecepatan setiap melewati jembatan tersebut.

Bagian dari pantai yang sudah dimanfaatkan untuk pariwisata adalah daerah Ujung Pandaran yang berada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Pemerintah Daerah sudah menjadikan daerah ini sebagai kawasan pariwisata bagi masyarakatnya. Namun sayangnya infrastruktur jalan masih memprihatinkan.
Dua buah truk tersangkut di lubang yang cukup besar
Ketika admin menempuh jalan dari Ujung Pandaran ke arah Sampit, tepatnya di Desa Sebamban, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, masih banyak jalan yang harus diperbaiki. Bahkan ada truk yang macet di tengah jalan ketika akan melewati jalan yang berlubang besar. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, kondisi ini sudah mulai membaik.

Pertandingan Sepak Bola di Sei Tatas

Pertandingan sepak bola di Sei Tatas
Berbagai macam kegiatan dilaksanakan oleh masyarakat untuk meramaikan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh warga Desa Sei Tatas, Kecamatan Pulau Petak adalah menyelenggarakan pertandingan sepakbola. Pertandingan yang tampak dalam gambar diatas adalah pertandingan diantara pelajar SMAN 1 Pulau Petak dengan warga masyarakat Desa Sei Tatas. Dalam pertandingan ini sangat ditekankan sportifitas diantara sesama pemain, sehingga tidak terjadi perkelahian diantara sesama mereka. Rencananya babak final nanti akan dihadiri oleh Ketua PSSI Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Bapak Suraria Nahan.

Lulusan Madrasah Tsanawiyah Al-Amin ikut seleksi UICCI

Pada awal Juli 2011 yang lalu, dua orang santri Al-Amin Kapuas yaitu Musthalih dan Ni'mah mengikuti tes hafalan Qur'an di United Islamic Cultural Centre of Indonesia (UICCI), sebuah organisasi sukarelawan Indonesia di Turki yang membantu para pelajar Indonesia yang berprestasi dan berkeinginan belajar. Musthalih diminta untuk menghapalkan surat Muhammad dalam waktu satu malam. Setelah di tes, Musthalih mendapatkan nilai 85 (lulus). Sayang Ni'mah tidak lulus dalam seleksi ini.

Setelah lulus, Musthalih diminta untuk langsung mengikuti program menghapal Qur'an selama setahun di asrama UICCI Rawamangun. Bila berhasil menghapal, maka diperlukan waktu satu tahun lagi untuk belajar bahasa Turki. Setelah lulus dalam persiapan bahasa Turki, barulah dia diberangkatkan ke Turki untuk mengikuti kegiatan pembelajaran di sana. Kita do'akan semoga Musthalih lancar mengikuti seluruh proses pembelajaran ini.

Pelebaran Jalan Pemuda

Jalan Pemuda yang sedang dilebarkan
Proyek pelebaran Jalan Pemuda mulai dari Bundaran Besar sampai ke kantor Bupati Kapuas terus berlanjut. Tahapan saat ini sudah sampai pada pembuatan siring pada sisi jalan yang dilebarkan sehingga tanah yang digunakan untuk menguruk jalan tidak lari ke tepi. Keistimewaan pembangunan jalan di lahan gambut adalah pelapisan jalan dengan terpal dan pemancangan galam pada tempat-tempat yang diatasnya akan diaspal, sehingga tanahnya tidak turun. Proyek yang sudah dicanangkan sejak dulu, sekarang mulai menampakkan wujudnya.

Rabu, 27 Juli 2011

Khataman Qur'an TK/TPA Al-Inayah

Para santri yang mengikuti Khataman Qur'an TK/TPA Al-Inayah
Pada hari Rabu, 27 Juli 2011 bertempat di Majelis Ta'lim Al-Inayah (Jl. Kapten Pierre Tendean Gg. X, Kuala Kapuas), TK/TPA Al-Inayah menyelenggarakan kegiatan Khataman Qur'an bagi 11 orang santri. Sebenarnya ada 13 orang santri yang khatam, tapi dua orang berhalangan hadir. Setelah pembukaan dan pembacaan Qur'an dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Adi Purnomo, ketua TK/TPA Al-Inayah. Beliau bercerita bahwa TK/TPA ini didirikan persis dua tahun yang lalu yaitu tanggal 27 Juli 2009. Pada waktu itu, beliau bersama dengan Pak Ramli, salah seorang pengajar mendatangi rumah masyarakat di sekitar TK/TPA dan mengajak kepada para orang tua untuk membawa anak-anak mereka ke TK/TPA. Masalah apakah anak-anak tersebut nantinya mau atau tidak mau mengaji nanti terserah kepada mereka. Mudah-mudahan dengan bertemu dengan teman-teman mereka di TK/TPA mereka bersemangat untuk mengaji.

Lomba Membuat Kue Jajanan "Sehat dan Bergizi"

Kue jajanan karya salah satu peserta lomba, Ibu Siti Halimah, S.IP
Lomba ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Dewan Pengurus Cabang Persatuan Ahli Gizi Indonesia (DPC-PERSAGI) Kapuas ke-4. Lomba ini diselenggarakan pada hari Rabu, 27 Juli 2011 bertempat di Gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Jl. Tambun Bungai No. 16, Kuala Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang peserta yang berasal dari berbagai perwakilan Dharma Wanita Persatuan Satuan Kerja Perangkat Daerah dilingkungan Pemda Kapuas.

Juri dari lomba ini adalah Bapak Muhammad Hayat, SKM (dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas), Ibu Martinewaty, S.Si.T (dari RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo) dan Ibu Ledi Mathias (pemenang berbagai lomba masakan).

Para peserta lomba ini diharapkan untuk dapat membuat kue jajanan dengan harga yang tidak melebihi Rp 25.000 dan harus sehat dan bergizi, sesuai dengan tema lomba. Kue-kue ini selain sesuai dengan kriteria diatas, juga diharapkan dapat ditampilkan dengan penampilan yang menarik bagi orang-orang yang melihatnya.

Oloh Itah Kea !

Ungkapan bahasa Dayak diatas bila diartikan secara harfiah adalah "Orang Kita Juga". Ungkapan serupa dapat ditemui pada berbagai macam suku, misalnya:

  1. Minang : urang awak juo
  2. Palembang : wong kita galo
  3. Toraja : solata
Perasaan kebersamaan sesama suku ini membuat mereka membuat paguyuban ketika berada jauh dari kampung halamannya. Di Kabupaten Kapuas ini kita bisa menemukan berbagai macam paguyuban, diantaranya:
  1. Sumatera : Andalas
  2. Batak : Bona Pasogit
  3. Jawa : Sasono Karyo
  4. Sunda : Lembur Kuring
  5. Toraja : Ikatan Keluarga Toraja (IKAT)
  6. Banjar : Persatuan Keluarga Banjar (Perkeban)
Diharapkan keberadaan berbagai paguyuban ini betul-betul merupakan implementasi dari Bhinneka Tunggal Ika dan bukan merupakan sumber perpecahan. Tentu masing-masing kita akan mendukung peribahasa "Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung". 


Selasa, 26 Juli 2011

Another statement about the KFCP. Previous statement "not true" | redd-monitor.org

Another statement about the KFCP. Previous statement "not true" | redd-monitor.org

Pernyataan ini untuk membantah pernyataan sebelumnya: "Stop the Indonesia-Australia REDD+ project": Indigenous Peoples' opposition to the Kalimantan Forests and Climate Partnership. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik judul atau tautan diatas.

Jangan jadikan Ramadhan sebagai kontes makan


Animasi diatas mengajak kita untuk tidak terlalu banyak makan ketika berbuka puasa, sehingga mengganggu aktivitas ibadah kita, seperti terlambat mengerjakan shalat Maghrib atau malas untuk mengerjakan shalat Isya dan shalat Tarawih.

Kerupuk Kentang - Produksi Eko Mantaren II

Menurut keterangan Bapak Eko, kerupuk kentang ini diproduksi hanya sebagai sampingan dari produksi keripik pisang yang merupakan produk utama dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sinar Lestari yang terletak di Desa Mantaren II, Kabupaten Pulang Pisau. Bahan baku dari kerupuk ini dipesan dari Surabaya. Harga satu dusnya sekitar Rp 87.000. Dari satu dus bisa dihasilkan sekitar 35 bungkus kerupuk kentang dengan ukuran sesuai dengan gambar diatas. Satu bungkus kerupuk kentang dengan ukuran diatas dijual dengan harga Rp 8.000 kepada penjual di Palangka Raya, Pulang Pisau dan Kapuas. Jadi keuntungan kotor dari satu dus adalah Rp 193.000. Dari wawancara admin dengan penjual kerupuk kentang di Rumah Makan Candi Laras Pulang Pisau, dalam satu hari tokonya rata-rata menjual sekitar 30 bungkus kerupuk kentang diatas. Jadi bisnis makanan ringan, memang layak untuk dicoba bagi mereka yang ingin berwiraswasta. Bila ingin mengetahui lebih lanjut tentang produk makanan diatas dapat menghubungi Bapak Eko (085248170129).

Taman kota diwaktu malam

Taman kota diwaktu malam
Gambar diatas menunjukkan taman yang terletak di pertigaan Jl. Ahmad Yani dan Jl. Tambun Bungai (lampu merah). Taman yang dibangun dengan biaya lebih dari satu milyar rupiah ini mulai menampakkan bentuknya. Sampai saat foto ini diambil, taman ini masih tertutup pintunya. Program pemerintah daerah untuk menghias kota memang sudah menampakkan hasil. Kota tampak bersih, taman-taman berada di berbagai tempat. Semoga kota yang makin cantik ini juga diikuti oleh kemajuan dari desa-desa yang ada di pedalaman, terutama akses jalan mereka. Sehingga tidak terkesan, kita cuma baik di muka saja, tapi kondisi sebenarnya sangat jauh dari apa yang ditampilkan di muka.

Senin, 25 Juli 2011

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432 H - Kuala Kapuas

Sumber: Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas

Rumah Makan "ANI" - Masakan Banjar

Rumah Makan "ANI"
Rumah makan ini terletak di Jalan Letjen Soeprapto No. 152, Kuala Kapuas. Teleponnya adalah (0513) 22581. Dengan uang Rp 24.000 pelanggan bisa mendapatkan

  • 1 porsi ikan bakar 
  • sepiring nasi putih
  • segelas es teh manis / teh manis hangat
  • sayur lalapan dan kuah
Untuk 1 porsi udang galah disertai dengan kelengkapan diatas (nasi, minum dan sayur) harganya adalah Rp 35.000. Bila pelanggan ingin memesan es jeruk harganya Rp 4.000.
Aneka Ikan di Rumah Makan "ANI"



Anak Asuh Yayasan Al-Amin Mengabdi di Papua

Nuryasin, mantan Santri Ponpes Al-Amin Kapuas yang melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Husnul Khotimah Kuningan, kemudian ke Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta, mengabdikan dirinya di Provinsi Papua. Selama setahun pengabdiannya di Papua, beliau akan berda'wah di tengah-tengah masyarakat sebagai da'i (orang yang menyeru ke jalan Islam). Pengabdian ini merupakan persyaratan untuk mendapatkan ijazah dari An-Nuaimy. Insya Allah setelah selesai pengabdiannya di Papua, beliau akan kembali ke Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas.

Selama menempuh pendidikan di Husnul Khotimah dan An-Nuaimy, beliau mendapatkan beasiswa yang dikelola oleh Yayasan Islam Al-Amin Kapuas.

Pembukaan Pelatihan KPPBM PMI Kabupaten Kapuas

Suasana pembukaan pelatihan KPPBM PMI Kabupaten Kapuas
Pada hari Senin, 25 Juli 2011 bertempat di aula Hotel Raudah diselenggarakan kegiatan pembukaan Pelatihan Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) PMI Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini insya Allah akan dilaksanakan dari tanggal 25-29 Juli 2011. Kegiatan ini diikuti 25 orang peserta yang terdiri dari:

  • Staf Markas PMI Provinsi Kalimantan Barat (1 orang), Kalimantan Tengah (2 orang) , Kalimantan Selatan (1 orang) dan Kalimantan Timur (1 orang).
  • Staf Markas PMI Kabupaten Kapuas (2 orang)
  • Korps Sukarela (KSR) PMI Kabupaten Kapuas (15 orang)
  • Staf Puskesmas Pulau Petak (1 orang)
  • Staf Puskesmas Pulau Kupang (1 orang)
  • Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas (1 orang)
Fasilitator kegiatan ini terdiri dari 3 orang dari PMI Pusat yaitu Bapak Astrid, Mbak Rini dan Mas Samin serta 1 orang dari PMI Kabupaten Kapuas yaitu Bapak H. Zonnun Almikhri, M.Ag. Kegiatan ini juga disupervisi oleh Palang Merah Spanyol yang menjadi donatur bagi program ini yang diwakili oleh Mbak Siti Khadijah. Pelatihan ini dibuka oleh Asisten III, Bapak Johansyah mewakili Bupati Kapuas yang berhalangan hadir.

Sabtu, 23 Juli 2011

BAZAR SISWA SMPN 1 SELAT

Bazar Siswa SMPN 1 Selat

Dalam rangka HUT SMPN 1 Selat ke-60, siswa menggelar Bazar di halaman sekolah tersebut, kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Juli 2011, disamping memeriahkan HUT sekolah tersebut kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan pengalaman bagi siswa dalam mengelola penjualan/wirausaha, dimana dengan modal mereka sendiri siswa diharapkan mampu menjual barang dagangannya dengan mendapat keuntung, dimana keuntungan digunakan oleh siswa bagi kegiatan kelas masing-masing.

SELAMAT HUT SMPN 1 SELAT KE-60

(Sumber Informasi Adella IX.E)

Jumat, 22 Juli 2011

Seminar Sehari "Aspartam Pemanis Buatan & Umami Rasa Dasar ke-5"

Kegiatan seminar ini akan diadakan pada :

Hari/Tanggal : Sabtu, 30 Juli 2011
Waktu : 08.00 - selesai
Tempat : Gedung Kesenian Gandang Garantung.

Adapun pembicaranya adalah sebagai berikut:
  1. Marudut Sitompul, M.PS - Jakarta
  2. Ir. Turiadi - Jakarta
  3. dr. Agus Nurohman, Sp.PD - RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo
Dengan biaya pendaftaran Rp 35.000 / orang, peserta akan mendapatkan sertifikat, materi seminar, snack dan makan siang.  Kredit poin dari Organisasi Profesi PERSAGI Provinsi Kalimantan Tengah, Peserta 2 SKP, Panitia 1 SKP, Nara Sumber 3 SKP.

Pendaftaran akan ditutup bila peserta berjumlah 250 orang. Bila anda berminat, silahkan mendaftarkan diri pada:
  • Syahrudin (085249886713)
  • Kristin Natalia (085249158993)
Sumber: poster

Jadwal kunjungan dokter spesialis mata di RSUD

Berikut ini adalah jadual kunjungan dokter spesialis mata dari RSU Ulin Banjarmasin ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo setiap bulannya:
  • Sabtu, 6 Agustus 2011 - dr. Agus F. Razak, Sp.M
  • Rabu, 14 September 2011 - dr. Hamdanah, Sp.M
Semoga masyarakat dapat memanfaatkan kunjungan ini untuk berkonsultasi mengenai masalah pada mata.

Sumber: Pengumuman di rumah sakit

Pembangunan paviliun rumah sakit dimulai

Maket paviliun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo
Dalam minggu ini, pembangunan paviliun rumah sakit sudah dimulai. Hal tersebut ditandai dengan diletakkannya tiang-tiang pancang yang akan digunakan untuk pondasi paviliun, serta sudah dipagarinya wilayah yang akan digunakan dalam pembangunan paviliun tersebut. Gambar diatas menunjukkan maket dari paviliun yang akan dibangun. Diharapkan dengan dana belasan milyar rupiah ini, pada tahun 2012, rumah sakit sudah bisa memanfaatkan paviliun ini. Semoga pasien-pasien yang sebelumnya sering berobat ke Banjarmasin, sekarang bisa melirik rumah sakit di kotanya sendiri.

“LABORATORIUM KELILING”

Kebiasaan jajan anak sekolah didukung org tua ?!

PEMERIKSAAN SAMPEL MAKANAN JAJANAN ANAK SEKOLAH

DI KUALA KAPUAS TGL 19 JULI 2011

Makanan yang aman merupakan syarat penting yang harus melekat pada makanan yang hendak dikonsumsi semua orang. Makanan yang bermutu dan aman dapat dihasilkan dari dapur rumah tangga, warung makan, rumah makan, restoran, catering/jasaboga, maupun penjual makanan jajanan, termasuk makanan jajanan anak sekolah

Makanan termasuk kebutuhan dasar manusia dan sangat penting sekali dalam kehidupan sehari-hari. Biarpun makanan itu menarik, tinggi nilai gizinya, warnanya bagus, namun apabila tidak aman dikonsumsidan mengandung bahan-bahan berbahaya, tentunya tidak ada nilainya sama sekali dan bisa menimbulkan gangguan kesehatan.

Dalam rangka melindungi anak sekolah terhadap makanan jajanan yang tidak memenuhi syarat dan untuk mengetahui keamanan makanan jajanan anak sekolah, beberapa hari yang lalu pada tanggal 19 juli 2011 Tim laboratorium Keliling Balai POM P. Raya bersama dengan Dinas Kesehatan Kab. Kapuas melakukan kegiatan pengambilan sampel makanan jajanan anak sekolah untuk diuji secara langsung melalui mobil laboratorium keliling.

Sampel makanan jajanan di ambil sebanyak 48 sampel dari berbagai jenis makanan jajanan yang antara lain : Pentol bakso, minuman ringan, sirup, gulali, pop corn, kerupuk dll. di beberapa sekolah di kuala Kapuas. Dari 48 Sampel tersebut setelah dilakukan pengujian laboratorium masih ditemukan 5 sampel (10,4 %) yang tidak memenuhi syarat mengandung Rhodamin B dan Boraks.

Catatan : Rhodamin B bersifat karsinogen sebagai faktor resiko terjadinya kanker
Bahaya Boraks: bisa menimbulkan gangguan fungsi ginjal dan susunan syaraf
Kuala Kapuas, 20 juli 2011(Kastalani, SKM., MAP)


Siswa SD foto bersama latar belakang mobil Laboratorium Keliling

Kamis, 21 Juli 2011

Ramadhan - Bulan Nonton TV & Bulan Belanja (?)

Berdasarkan News Release yang dikeluarkan oleh Nielsen pada 12 Agustus 2010 yang lalu, didapatkan informasi bahwa di bulan Ramadhan masyarakat justru lebih lama menonton TV dan lebih banyak pengeluarannya. Kondisi ini tentu perlu disikapi dengan bijak. Selain lebih banyak menonton acara yang bersifat relijius, masyarakat juga lebih banyak menonton berbagai acara lain yang disuguhkan oleh TV pada saat sahur dan setelah berbuka puasa.

Pengeluaran yang lebih banyak pada bulan puasa sangat mudah kita lihat dengan makin ramainya pasar diwaktu Ramadhan dan juga menjelang Idul Fitri. Kue-kue yang tidak tersedia di bulan-bulan yang lain, tersedia pada bulan ini. Menu yang tidak pernah tersedia di meja makan sehari-hari, hadir pada bulan ini. Akhir Ramadhan yang seharusnya digunakan untuk makin mendekatkan diri kepada Allah, justru digunakan untuk persiapan Idul Fitri. Perlu sebuah perubahan pola pikir yang bersifat massal, untuk bisa melihat perubahan. Paling tidak secara pribadi, kita sudah bisa mulai mengatur waktu kita dibulan ramadhan. Mulai mempersiapkan keperluan Idul Fitri sebelum Ramadhan. Sehingga kelak Ramadhan dapat kita jalani secara maksimal.

Sumber: Nielsen

Bincang-bincang dengan pahlawan devisa

Ibu Fulanah (bukan nama sebenarnya) sudah sejak 3 hari yang lalu sampai di Bandara Soekarno Hatta, tapi karena dikatakan kepadanya bahwa tiket ke Solo sudah habis, dia harus menunggu sampai pagi untuk untuk akhirnya mendapatkan tiket pesawat ke Solo dengan harga Rp 1.300.000. Beliau mengungkapkan bagaimana tidak ramahnya petugas di bandara kedatangan menyambut mereka. Apapun yang dilakukan oleh petugas semuanya dihargai dengan uang. Dia menghabiskan uang lebih dari 2 juta rupiah di bandara ini sejak kedatangannya tiga hari yang lalu.

Uang bukan segalanya

Bekerja di perusahaan batubara merupakan pengalaman yang sangat menarik. Uang di perusahaan ini seperti tidak ada artinya. Hitungan jarang dilakukan dalam hitungan juta. Hitungannya adalah milyar. Kalkulator pun jarang digunakan untuk menghitung uang dengan enam buah nol, tapi dengan sembilan buah nol. Berlimpahnya uang di tempat seperti ini membuat segelintir orang yang berada diatas menggunakannya untuk hal-hal yang dalam kaca mata orang biasa dinilai sebagai berlebihan, seperti membeli pakaian dengan harga belasan juta per buahnya. Atau menyewa "yacht" dengan nilai milyaran rupiah. Berbelanja ke Singapura dan menghabiskan uang ratusan juta.

Namun ketika uang tersebut diperoleh dengan cara yang tidak baik, tidak semua orang betah berada diantaranya. Bahkan ada yang bersedia untuk meninggalkan semua itu demi mencari ketenangan dalam hidup. Bagaimana istri tidak khawatir kepada suami yang bekerja di batubara, bila ada resiko suaminya akan dibui selama bertahun-tahun. Inilah gambaran bahwa uang bukanlah segalanya. Masih banyak hal-hal lain dalam kehidupan ini yang bisa menjadi sumber ketenangan bagi manusia.


Rabu, 20 Juli 2011

Berenergi dengan Sahur dan Bersikap Positif - Animasi


Animasi diatas mengingatkan kita untuk tidak meninggalkan sahur, sehingga tidak mengganggu aktivitas kita dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian didalam bulan Ramadhan kelak, kita senantiasa bersikap positif dan bukannya tidak ingin diganggu oleh orang lain.

Selasa, 19 Juli 2011

MUFAKAT IV (Musabaqah Kiroatil Kutubits Turats Nasional ) NTB « Ponpes Al-Amin Kapuas

MUFAKAT IV (Musabaqah Kiroatil Kutubits Turats Nasional ) NTB « Ponpes Al-Amin Kapuas

Selamat kepada Ponpes Al-Amin Kapuas yang mewakili Kalimantan Tengah dalam kegiatan Musabaqah Fahmi Kutubit Tsurat IV (Mufakat IV) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darunnahdlatin Nahdlatul Wathan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) dari tanggal 18-24 Juli 2011.

Ucapan Selamat Ramadhan dari SHINDOKA

Enam Guru Kapuas Wakili ke Kalteng - Banjarmasinpost.co.id

Enam Guru Kapuas Wakili ke Kalteng - Banjarmasinpost.co.id

Murniatie (Kepala TK Kartini Kapuastimur),
Ibramsyah (kepala SDN 5 Lupak Dalam),
Edy (kepala SMPN 1 Selat),
Bubu (guru SDN 2 Murungkeramat),
Margareta Esti Mujianti (guru SMPN 1 Selat),
Heri Alfian (guru SMAN 1 Kapuaskuala).

Selamat, semoga berhasil sampai tingkat nasional. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik judul atau tautan diatas.

Senin, 18 Juli 2011

MOS SMPN I KAPUAS KUALA


Hari ini senin tanggal 18 juli 2011 tepat jam 07.00 WIB, upacara pembukaan MOS SMPN I Kapuas Kuala tahun ajaran 2011/2012 di laksanakan. Pembina pada upacara pembukaan tersebut adalah kepala sekolah SMPN I Kapuas Kuala, Bp. PETRUS, S.Pd. Tahun ini jumlah siswa yang mendaftar di SMPN I Kapuas Kuala sebanyak 55 siswa. Kegiatan MOS akan dilaksanakan selama 3 hari, dan pada hari kamis tanggal 21 juli 2011 kegiatan belajar mengajar sudah di mulai. Semoga kegiatan belajar mengajar setahun kedepan dapat berjalan dengan lancar, Amin. 

DOJO

DOKA KALTENG------ SHIN

Bagi yang berminat untuk mengikuti latihan Shindoka, dapat menghubungi pelatih pada tempat-tempat pelatihan yang sudah ditentukan. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan klik judul atau tautan diatas.

Penyuluhan Narkoba di MOS SMAN 1 Kuala Kapuas

Siswa baru peserta MOS SMAN 1 Kuala Kapuas
Pada hari Senin, 18 Juli 2011 bertempat di lapangan SMAN 1 Kuala Kapuas diselenggarakan Upacara Pembukaan Masa Orientasi Sekolah. Acara pembukaan ini dilakukan oleh Ketua Harian Badan Narkotika Kabupaten Kapuas, Bapak Raden Ledi Karsapati R Mathias. Setelah pembukaan, para siswa dipersilahkan untuk istirahat. Setelah itu mereka dipersilahkan untuk memasuki aula sekolah untuk mendengarkan penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kegiatan ini dikoordinir oleh DPC LPAB Kabupaten Kapuas yang dipimpin oleh Bapak Shobirin, dibantu oleh Bapak Hendriyanto. 


Dalam penyuluhan disampaikan masalah narkoba dan pergaulan remaja. Dalam topik ini dibicarakan mengenai "Drug Party" dimana peserta mengkonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang yang berakhir dengan hubungan seksual. Akhirnya ada yang tertular Human Imunodeficiency Virus (HIV). Semoga penyuluhan ini dapat membantu menggugah peserta untuk konsisten menolak obat-obatan terlarang.

Donor Darah di Kejaksaan Negeri Kapuas

Pada hari Senin, 18 Juli 2011 bertempat di Kejaksaan Negeri Kabupaten Kapuas di selenggarakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-51 yang jatuh pada tanggal 22 Juli 2011. Dalam kegiatan ini seluruh struktur di kejaksaan terlibat, mulai dari staf sampai kepala kejaksaannya sendiri. Menurut informasi yang diperoleh dari dr. Erny Indrawati, Kepala Instalasi Laboratorium RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, jumlah kantong darah hasil donor sebanyak 20 buah. Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahunnya.

Minggu, 17 Juli 2011

SMP NEGERI 2 SELAT KUALA KAPUAS KALTENG: PRAMOS/MOS SMPN 2 SELAT TAPEL 2011/2012, 15-20 JULI 2011

SMP NEGERI 2 SELAT KUALA KAPUAS KALTENG: PRAMOS/MOS SMPN 2 SELAT TAPEL 2011/2012, 15-20 JULI 2011

Semoga kegiatan ini dapat membantu para siswa baru untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan mereka dan kelak berhasil meraih prestasi terbaik dalam pendidikan mereka. Untuk informasi lebih lanjut silahkan mengklik judul atau tautan diatas.

Para pencari Tuhan

Jama'ah Subuh Masjid Al-Muttaqin, Flamboyan Baru, Palangka Raya, Kalteng
Ada yang menarik ketika selesai shalat Subuh di Masjid Al-Muttaqin, Flamboyan Baru, Palangka Raya. Selesai shalat Subuh, Imam memimpin wirid. Setelah selesai wirid dan bersalaman, para bapak-bapak keluar dari masjid. Tapi para ibu-ibu tetap di tempat shalatnya sampai matahari terbit. Setelah itu mereka mengerjakan shalat dua raka'at kemudian pulang ke rumah. Ini adalah amal yang ringan dengan pahala yang besar, sebagaimana hadits berikut:
Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ
“Barangsiapa yang shalat shubuh dengan berjama’ah kemudian dia berdzikir kepada Allah Ta’ala sampai terbitnya matahari lalu dia shalat dua raka’at, maka pahalanya seperti pahala berhaji dan ‘umrah, sempurna, sempurna, sempurna.”
(HR. At-Tirmidziy no.591 dan dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy di dalam Shahih Sunan At-Tirmidziy no.480, Al-Misykat no.971 dan Shahih At-Targhiib no.468, lihat juga Shahih Kitab Al-Adzkaar 1/213 karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy)

Jumlah jama'ah shalat Subuh masih bertahan

Jama'ah Shalat Subuh Masjid Al Muttaqin, Flamboyan Baru, Palangka Raya, Kalteng
Tadi malam masyarakt di berbagai tempat melaksanakan berbagai macam ibadah di Masjid dalam rangka Nisyfu Sya'ban. Masjid dan langgar dipenuhi oleh masyarakat dari berbagai kategori umur. Banyak diantara mereka yang membawa botol air minuman kemasan untuk dido'akan.

Namun Subuh ini, jama'ah di Masjid Al-Muttaqin, Flamboyan Baru, Palangka Raya, kembali seperti sediakala. Jumlah jama'ah pria tetap satu shaf seperti biasa. Hal ini menunjukkan bahwa masih belum ada perubahan dalam kebiasaan masyarakat dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Harapan dari para kaum masjid agar menjelang Ramadhan ini masjid makin makmur, nampaknya masih belum membuahkan hasil.

Jalan Trans Kalimantan sedang diperbaiki

Jaslan Trans Kalimantan, ruas Basarang, Kapuas, Kalteng
Selama beberapa bulan ini jalan Trans Kalimantan di ruas antara Banjarmasin dan Palangka Raya banyak yang berlubang. Sampai-sampai di beberapa tempat dipasang peringatan bahwa jalan yang anda lalui banyak lubangnya. Sekarang kita melihat lubang-lubang tersebut sudah disiapkan untuk ditambal. Semoga dalam beberapa bulan kedepan, jalan ini akan kembali baik sebagaimana sediakala.

Usulan dari Gubernur Kalimantan Timur untuk meningkatkan taraf jalan Trans Kalimantan ini memang layak dipertimbangkan oleh Pemerintah Pusat, mengingat berat kendaraan yang melalui jalan ini sudah melebihi 8 ton, sehingga kerusakan tersebut sudah dipastikan akan terjadi setiap tahunnya.

Sabtu, 16 Juli 2011

RENUNGAN AKHIR PEKAN

.......Kami bersyukur bukan hanya sekedar 
        membalas nikmat-Mu,
       Kami bersyukur untuk menyatakan
        rasa terima kasih kami kepada-Mu,
      Kami selalu ingat hari-hari kami 
       yang penuh kenikmatan dari sisi-Mu,
      Akhir dari segala yang kekal atas orang 
       yang bersyukur adalah mengingat
       kebesaran-Nya.
     Kami bersyukur atas segala nikmat
       yang telah Engkau berikan kepada kami
       selama sepekan ini, Amin.......

Jumat, 15 Juli 2011

Lima langkah tuntaskan diare

Bulan Juli di Kabupaten Kapuas biasanya sudah memasuki musim kemarau. Pada musim ini, biasanya angka kejadian diare akan meningkat. Ada baiknya bila masyarakat Kabupaten Kapuas dapat memperhatikan banner diatas yang mengajak kita untuk melakukan lima langkah untuk menuntaskan diare. Semoga pesan-pesan yang disampaikan oleh Departemen Kesehatan Diatas dapat bermanfaat.

Sumber: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Peminat Akper Kapuas Melimpah

Kemarin, Kamis, 14 Juli 2011 sebanyak 214 orang menjalani pemeriksaan kesehatan di Akper Pemda Kapuas. Mereka diperiksa oleh dua orang dokter dari rumah sakit yaitu dr. Erny Indrawati dan dr. I Ketut Darmi. Selain menjalani pemeriksaan kesehatan, para calon mahasiswa ini juga menjalani pemeriksaan narkoba, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penanggulangan masalah narkoba. Pada hari ini dan esok, para calon mahasiswa ini akan menjalani tes wawancara. Rangkaian tes ini harus mereka jalani mengingat jumlah yang diterima cuma 100 orang, jadi pihak akademi harus melakukan proses seleksi untuk menjaring calon mahasiswa.

Melihat banyaknya lulusan dari Akademi Keperawatan Pemda Kapuas ini setiap tahunnya, perlu dipikirkan upaya untuk mendistribusikan mereka ke berbagai wilayah di Kalimantan Tengah, pulau Kalimantan, se-Indonesia, bahkan keluar negeri. Upaya ini harus dipikirkan agar jangan sampai terjadi, pekerjaan yang nantinya mereka tekuni sama sekali tidak ada kaitannya dengan pendidikan yang mereka jalani.

Kamis, 14 Juli 2011

Penundaan Bupati Kapuas Motoprix 2011

Seyogyanya Kejuaraan Daerah Balap Motor Seri I "Bupati Kapuas Motoprix" 2011 akan dilaksanakan pada tanggal 16-17 Juli 2011 di Sirkuit Stadion Panunjung Tarung, Kabupaten Kapuas. Namun mengingat pada tanggal tersebut bertepatan dengan Nisyfu Sya'ban, kegiatan dimundurkan menjadi tanggal 23-24 Juli 2011. Konfirmasi ini diberikan oleh Bapak Satriadi Upaya, Sekretaris Panitia.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Sekretariat Panitia
Kantor GAPENSI Kuala Kapuas
Jl. Maluku No. 26, Kuala Kapuas - Kalimantan Tengah
Contact Person : SATRIADI

Rabu, 13 Juli 2011

Braga Doeloe dan Kini - Perjalanan

Kumpulan foto-foto Jalan Braga, dulu dan kini
Dari tanggal 11-13 Juli 2011, admin berkesempatan mengunjungi Jalan Braga yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat. Jalan ini menyimpan banyak kenangan. Foto yang ditampilkan diatas diambil sejak tahun 1911 sampai tahun 2008. Tentu banyak perubahan yang dapat kita saksikan dari dulu sampai sekarang. Admin cuma sempat menelusuri jalan ini dari Braga City Walk yang berada di komplek Aston Braga Hotel and Residence ke arah Jalan Asia Afrika dimana terdapat gedung yang pernah digunakan sebagai tempat Konferensi Asia Afrika. Jalan ini sekarang banyak digunakan untuk tempat berdagang, mulai dari Alfa Mart, toko permata, toko barang antik, toko pakaian, rumah makan, sampai berbagai galeri lukisan.

Tidak dilalaikan dengan perdagangan dan jual beli

Bahagia rasanya saat mengetahui bahwa para jama'ah shalat Subuh adalah orang-orang biasa yang dengan kesederhanaan yang mereka miliki, mereka tetap ingat dengan Tuhannya. Diantara mereka ada para pedagang sayur keliling. Yang ketika shalat subuh berakhir, mereka berzikir sebentar, kemudian berdo'a, lalu mereka keluar dari masjid dan menaiki kendaraan yang berisi berbagai macam sayur-mayur serta lauk-pauk yang akan mereka jual.

Bahagia juga rasanya mengetahui bahwa salah satu jama'ah shalat Subuh adalah seorang tukang becak. Yang setelah selesai shalat subuh, dia menyelesaikan wirid-nya, kemudian kembali ke rumah untuk siap-siap narik becak.

Bahagia rasanya melihat seorang imam, yang setelah menyelesaikan shalat subuh dan wiridnya, dia bersiap-siap untuk menjual ayam dan ikan ke pelosok kampung.

Mereka ini sebagian kecil dari sekian banyak orang yang dapat dikategorikan sebagai "laki-laki yang tidak dilalaikan dengan perdagangan dan jual beli" yang merupakan salah salah satu karakter dari orang-orang yang akan mendapatkan "nur" (cahaya) dari Allah SWT. Semoga kita termasuk salah satu dari mereka.

Selasa, 12 Juli 2011

Kapuas Terima MP-ASI dari Dirjen Bina Gizi dan KIA Jakarta

Saat bungkar muat MP-ASI ke GFK Kapuas

Mengingat masih tingginya angka balita Gizi Kurang (BGM) di wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah, dimana dari hasil Pemantauan Status Gizi tahun 2010 diperoleh data sebagai berikut :
• Berdasarkan BB/U
Kurang : 17,7%
Sangat Kurang : 5,3%
• Berdasarkan TB/U :
Pendek : 24,8%
Sangat Pendek : 23,9%
• Berdasarkan BB/TB :
Kurus : 7,7%
Sangat Kurus : 4,0%

Sehingga perlu kiranya melakukan gerakan bersama dari seluruh jajaran kesehatan dan sektor terkait seperti Aparat Desa, Dinas terkait (PPKB, Ketahanan Pangan, Diknas, Kementerian Agama dll). Disamping itu juga asupan gizi golongan rawan pangan juga perlu diperhatikan, seperti Ibu Hamil, Bayi dan Anak BAlita.

Pemda Kabupaten Kapuas melalui Dinas Kesehatan telah berupaya mengadakan PMT berupa susu untuk ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) dan MP-ASI bagi bayi dan balita juga berupa susu agar angka status gizi kurang di kabupaten Kapuas menjadi menurun. Mengingat kebutuhan MP-ASI dirasa kurang Dinas kesehatan Kabupaten Kapuas berupaya memohon kepada Dirjen Bina Gizi dan KIA untuk memberikan MP-ASI berupa biskuit yang pada tahun 2010 kemaren juga diperoleh.
Syukur Alhamdulillah kemaren Senin tanggal 11 Juli 2011 MP-ASI berupa biskuit telah diterima oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sebanyak 446 Collie yang selanjutkan akan didistribusikan ke 23 puskesmas di wilayah Kabupaten Kapuas. Semoga dengan penambahan MP-ASI dari pusat ini dapat meningkatkan status gizi balita yang kurang menjadi baik, diharapkan bantuan petugas puskesmas untuk menyalurkan MP-ASI tersebut ke sasaran yang tepat.

Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan di Kapuas

Insya Allah pada hari Rabu, 13 Juli 2011 bertempat di Gedung Wanita Lawang Kameloh akan diselenggarakan kegiatan sunatan massal. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Safari Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan di Kabupaten Kapuas. Rencananya dalam kegiatan besok akan diadakan sunatan massal dan juga akan diadakan Metode Operasi Pria (Vasektomi) oleh tim dari provinsi. Sunatan massal akan diikuti oleh 50 anak dari berbagai wilayah di Kapuas. Tenaga kesehatannya berasal dari beberapa puskesmas di sekitar Kuala Kapuas dan dari rumah sakit. Kegiatan ini dimotori oleh PKK Kabupaten Kapuas. Semoga kegiatan ini akan berjalan dengan lancar.

Senin, 11 Juli 2011

Wisata Buku - Pulang Kampung

Pada hari Rabu, 6 Juli 2011, Yayasan Muslimah Smart yang memiliki sekretariat di Jalan Grogol Jaya 8 No. 14, Depok, Jawa Barat, menyelenggarakan kegiatan Wisata Buku. Kegiatan ini mengikutsertakan anak-anak remaja di lingkungan Kelurahan Rangkapan Jaya Lama, khususnya yang disekitar sekretariat yayasan. Wisata Buku ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Penerbit Gema Insani Press (GIP). Dalam kegiatan ini dilakukan kunjungan ke percetakan yang dimiliki oleh GIP, sehingga peserta dapat mengetahui proses pembuatan buku.
Setelah itu peserta juga diajak untuk mengunjungi toko buku yang ada di GIP untuk melihat berbagai koleksi yang dimiliki oleh GIP sebagai perangsang mereka untuk menyukai buku yang dapat memperluas wawasan mereka.

Peringatan kesehatan bergambar di bungkus rokok makin banyak digunakan

Bungkus rokok dengan peringatan kesehatan bergambar
Lebih dari satu milyar orang di 19 negara sekarang dilindungi dengan peraturan yang mengharuskan peringatan kesehatan bergambar pada bungkus rokok, hampir dua kali lipat dari jumlah pada dua tahun lalu, dimana hanya sekitar 547 juta orang yang dilindungi pada 16 negara. Demikian laporan WHO pada tanggal 7 Juli 2011 lalu dalam laporan periode ketiga tentang epidemi rokok sedunia.


Meksiko, Peru dan Amerika Serikat menjadi negara-negara terakhir yang mengharuskan penggunaan peringatan gambar yang besar yang terbukti memotivasi orang untuk berhenti merokok dan mengurangi keinginan orang-orang yang belum ketagihan.


Sampai saat ini Indonesia masih belum meratifikasi Kerangka Kerja Konvensi Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control/ FCTC). Namun menurut menteri kesehatan, Indonesia terus mengupayakan aturan agar masalah rokok ini makin terkendali.


Sumber: WHO, Depkes RI

Jalan Trans Kalimantan Banyak Yang Rusak

Jalan trans kalimantan masih sebagai jalan nasional (menghubungkan antar ibukota provinsi) termasuk kategori jalan kelas III B yaitu jalan kolektor yang dapat dilalui kendaraan bermotor termasuk muatan dengan ukuran lebar tidak melebihi 2.500 milimeter, ukuran panjang tidak melebihi 12.000 milimeter, dan muatan sumbu terberat yang diizinkan 8 ton. Namun pada kenyataannya, kendaraan yang melewati jalan ini banyak yang melewati batas 8 ton.
Jembatan Timbang di Anjir Serapat, Kapuas Timur

Sebagai contoh, ketika admin berangkat ke Palangka Raya dari Kapuas, di daerah Pulang Pisau ada truk yang mengangkut sawit. Padahal berat truk sawit itu bisa berkisar dari 20-40 ton. Jadi wajar kalau jalan Trans Kalimantan banyak yang rusak. Selain itu juga cukup banyak truk-truk yang mengangkut kargo dari Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin menuju ke Palangka Raya. Berat kargo tersebut dapat mencapai 20 ton. Jadi wajar kalau jalan Trans Kalimantan ini mudah sekali rusak. Apalagi Jembatan Timbang yang ada kurang berfungsi secara maksimal.

Minggu, 10 Juli 2011

Semangat yang tinggi untuk melanjutkan pendidikan

Ketika pulang dari Palangka Raya menuju ke Kapuas, admin satu mobil dengan seorang perawat yang turun dari Kecamatan Antang Kalang, Kotawaringin Timur, menuju ke Banjarmasin. Beliau sedang menyelesaikan proposal skripsi S-1 Keperawatan. Sebagai petugas kesehatan di Puskesmas Perawatan di kecamatan tersebut, beliau berinisiatif untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mumpung masih muda dan masih ada biaya. Untuk pulang pergi ke Banjarmasin, biaya transportasi yang harus dikeluarkan kurang lebih Rp 300.000. Dan hal ini dilakoninya setiap minggu. Jadi kita bisa bayangkan berapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk menempuh pendidikan tersebut.

Admin menjadi teringat dengan teman-teman di rumah sakit dan puskesmas yang juga berasal dari daerah-daerah hulu dan daerah-daerah transmigrasi. Banyak anak-anak yang berasal dari daerah hulu Kapuas bersedia untuk tinggal di rumah saudara atau di rumah orang yang bersedia menampung mereka dan mengijinkan mereka untuk melanjutkan pendidikan. Mereka akan membantu pekerjaan rumah tangga di rumah yang mereka tempati, sampai mereka menyelesaikan pendidikan. Semangat seperti ini sudah banyak yang membuahkan hasil. Banyak anak-anak yang berasal dari hulu, dapat menyelesaikan pendidikan D-3, bahkan S-1 mereka, kemudian mengabdikan diri mereka untuk masyarakat Kabupaten Kapuas.

Semangat ini jugalah yang membuat banyak anak-anak transmigrasi yang berhasil menempuh pendidikan tinggi dan kembali mengabdi di tengah masyarakat. Diantara mereka ada yang menjadi guru, perawat, dokter, polisi, tentara dan lain-lain. Semoga semangat ini tetap terpupuk dikalangan anak-anak muda kita, dalam rangka memajukan Kapuas tercinta.

Sabtu, 09 Juli 2011

Bincang-bincang dengan Bapak Dahlan Jambek tentang REDD+

Setelah membaca artikel Mantir Adat Dukung Keberadaan REDD+ yang dimuat di situs Pemda Kapuas, yang membantah pernyataan sebagian mantir adat yang dimuat dalam artikel “Stop the Indonesia-Australia REDD+ project”: Indigenous Peoples’ opposition to the Kalimantan Forests and Climate Partnership, admin meminta bantuan dari Bapak M. Ersah (warga Mantangai) untuk dihubungkan dengan pejabat yang berada di wilayah kerja REDD+ di Mantangai. Beliau memberikan nomor Bapak Dahlan Jambek, Kepala Desa Mantangai Hulu. Setelah dihubungi, admin menanyakan beberapa hal sehubungan dengan pernyataan ketidaksetujuan diatas. Beliau menjelaskan bahwa tidak semua pernyataan yang disampaikan tersebut benar, bahkan menurut informasi yang beliau dapatkan, pernyataan diatas justru tidak sepenuhnya diketahui oleh para demang tersebut. Mengenai warga yang dikatakan tidak memahami mengenai proyek ini, beliau menjelaskan bahwa pertemuan dengan masyarakat diselenggarakan satu bulan sekali. Cuma memang kendalanya adalah bagaimana mencari bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat. Karena masyarakat tidak mengenal istilah pengurangan "emisi karbon" dan istilah-istilah lainnya. Beliau sudah menyarankan kepada pihak KFCP untuk mempermudah bahasa yang digunakan kepada masyarakat. 


Dalam waktu dekat ini di wilayah Desa Mantangai Hulu, sudah mulai diselenggarakan kegiatan penghijauan. Dana yang diperlukan untuk kegiatan tersebut akan dikirimkan langsung kepada penanggung jawab kegiatan. Semoga kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Sikap AMAN Kalteng Mengenai REDD+ dan RTWP

Sikap AMAN Kalteng Mengenai REDD+ dan RTWP

Berikut ini adalah salah satu pernyataan AMAN Kalteng yang berkaitan dengan Kabupaten Kapuas:

Secara khusus, kami menuntut Pelaksanaan Inpres No. 2 tahun 2007 tentang Rehabilitasi dan Revitalisasi Kawasan Eks PLG 1 Juta Hektar di Kalimantan Tengah. Secara substansi, Inpres ini hanya membolehkan 10 ribu hektar untuk perkebunan kelapa sawit. Dalam kenyataannya, terdapat 360 ribu hektar ijin untuk perkebunan kelapa sawit di kawasan Eks PLG. Pelanggaran-pelanggaran ini harus ditindak secara hukum yang berlaku, termasuk dugaan terjadinya KKN dalam investasi-investasi ini.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik judul atau tautan diatas.

Jumat, 08 Juli 2011

BUMIL TERUSAN MAKMUR MAU BAYI SEHAT DAN PINTAR

Ibu-ibu hamil serius membaca informasi masalah kehamilan
Berfoto bersama, bukti kekompakan

Kelas Ibu hamil di Terusan Makmur sangat antusias mewujudkan kelahiran sehat dan selamat, ini terlihat dari semangat ibu-ibu hamilnya yang rajin menyimak paparan dari pemberi materi tentang Kesehatan Ibu dan Anak serta masalah Gizi seimbang.
Selamat...Selalu berkonsultasi ke Bidan dan Bersalinlah dengan Tenaga Kesehatan.

Seminar Sehari Kesehatan Reproduksi

Seminar ini diselenggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia dengan tema Perawatan Kesehatan Reproduksi dan Peningkatan Kualitas Hidup Wanita Dengan Pemberdayaan Konsep Diri yang insya Allah akan diadakan di Gedung Kesenian Gandang Garantung pada hari Rabu, 27 Juli 2011. Biaya pendaftaran sebagai berikut:

  • Pelajar / Mahasiswa : Rp 10.000
  • Ibu-ibu / Umum : Rp 25.000
Peserta akan mendapatkan snack, makalah dan sertifikat. Untuk pendaftaran dapat dilakukan dengan jalan menghubungi:
  • Bidan Pacania - RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo - 0813422816881
  • Bidan Norlina - Puskesmas Anjir Serapat - 081348866916
  • Bidan Nabawiyah - Puskesmas Barimba - 081521515722
  • Bidan Sunah - Poskesdes Mawar - 081349619131
  • Mayae Hugo - Akper Pemda Kapuas - 081349755785
Selain itu dilakukan juga pemeriksaan dengan Metode IVA untuk ibu-ibu dengan biaya murah (Rp 15.000) tanggal 20 Juli 2011 di BPS Pacania (Pengobatan dan Konsultasi Gratis !!!)

Sumber : Poster IBI

Kamis, 07 Juli 2011

PROFIL ~ STAI KUALA KAPUAS

PROFIL ~ STAI KUALA KAPUAS

Tautan diatas berisi susunan kepengurusan Yayasan Perguruan Tinggi Islam (Yapertim) Al-Mukarram Kapuas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik judul atau tautan diatas.

Pusat Layanan Internet Kecamatan di Ponpes Al-Amin

Sejak akhir bulan Juni 2011 yang lalu, di Ponpes Al-Amin sudah terpasang 5 buah perangkat komputer yang terhubung dengan internet. Peralatan ini merupakan salah satu program dari Kementerian Komunikasi dan Informasi yang ingin menyediakan layanan internet di seluruh kecamatan di Indonesia. Kegiatan instalasi jaringan internet ini berlangsung melalui beberapa tahap, mulai dari pengiriman peralatan, lalu pemasangan parabola dan yang terakhir adalah instalasi komputer dan menghubungkannya dengan internet.

Menurut keterangan dari pengelola PLIK Ponpes Al-Amin, Sugeng Sukriyanto, saat ini voucher yang dikirimkan oleh PT. Wira Eka Bhakti yang berupa 100 voucher Rp 1.000 dan 40 voucher Rp 5.000 sudah habis dan mereka sudah mendapatkan kiriman lagi dalam jumlah yang sama. PT. WEB menjanjikan bila penggunaan PLIK ini bisa lebih dari 8 jam sehari, bisa diusahakan adanya tambahan perangkat komputer lagi.

Para guru dan santri sangat bersemangat mengakses dunia maya untuk mencari bahan-bahan pelajaran.

Tarian Mandau Talawang memukau peserta Jumbara di Gorontalo

Menurut keterangan dari Bapak Qasthalani, S.Ag, pembina kontingen Jumbara Kabupaten Kapuas, tadi malam kontingen Kapuas menyajikan tarian Mandau Talawang. Berbeda dengan kontingen Jambore Nasional di Teluk Gelam yang membawa peralatan musik dari Kapuas, kontingen Jumbara ini hanya mengandalkan suara musik yang berasal dari rekaman yang mereka bawa. Meskipun demikian penampilan mereka dapat memukau para peserta Jumbara yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Menurut keterangan beliau, Tim Kalimantan Tengah pada saat ini termasuk menjadi favorit dalam Pentas Seni.

Pada hari ini, anggota kontingen yang ada mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia, diantaranya ada yang mengikuti kegiatan donor darah.

Laporan Jambore Nasional di Danau Wisata Teluk Gelam OKI

Bardasarkan informasi yang diperoleh dari Bapak Suwarno, M.Pd, berbagai macam kegiatan diikuti oleh kontingen Kalimantan Tengah dalam Jambore ini yaitu 8 jenis kegiatan perkemahan, 18 jenis kegiatan rotasi, 7 kegiatan "scoutting skill", 6 kegiatan "go green", wisata 2 di 2 sub camp, 8 kegiatan nonrotasi dan 5 kegiatan khusus. Selain itu juga ada kegiatan Giat pembina lokakarya dengan menpora, galang ajar, tamu pembina, pelatihan SKU dengan pusdiklatnas. Seluruh kegiatan diikuti oleh kontingen cabang karena pengaturannya ada yang perorangan dan ada juga yang peregu. Pada tanggal 7 Juli 2011 nanti, Kapuas tampil "live" musik dan tari tradisional di pentas Jambore Nasional mewakili Kalimantan Tengah dan mengikuti pertemuan dengan pramuka se-Asia Pasifik.

Kontingen Kwarcab Kapuas mengirimkan 16 penggalang putri, 17 penggalang putra, 4 bindam dan 37 tim pendukung. Rombongan ini dilepas oleh Bapak Bupati Kapuas pada tanggal 28 Juni 2011 di Stadion Panunjung Tarung. Pelepasan oleh Bapak Gubernur Kalimantan Tengah dilakukan pada tanggal 30 Juni 2011 yang lalu di Palangka Raya.

Kegiatan Jambore Nasional yang diselenggarakan setiap lima tahun ini diselenggarakan di Danau Wisata Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan.

Proses pembuatan mie



Proses pembuatan ini dilakukan secara manual. Bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan mie ini dicampur secara manual dengan menggunakan tangan dan bambu. Kemudian setelah diaduk secara manual tersebut, adonan dimasukkan ke dalam alat pengaduk adonan yang sekaligus menipiskan adonan agar siap dibuat menjadi mie. Pengadukan adonan dengan menggunakan alat penipis ini berlangsung berkali-kali, dari ukuran adonan yang cukup tebal, sampai ukuran adonan yang tipis. Hal ini dilakukan agar adonan betul-betul tercampur secara merata. Sebenarnya proses pembuatan ini bisa berlangsung cepat bila dikerjakan lebih dari satu orang. Setelah adukan merata, barulan adonan ini dimasukkan ke dalam mesin pemotong, sehingga nanti keluarnya berupa mie. Kelebihan mie ini adalah dia tidak mengandung bahan pengawet, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Pembuatan mie ini merupakan bagian dari proses pembuatan Mie Ayam Ceker Pak Sikin.

Rabu, 06 Juli 2011

Komitmen Handil-Handil di Pulau Kupang untuk Donor Darah

Bulan lalu, ketika tim dari Palang Merah Indonesia dan Palang Merah Spanyol berkunjung ke Kelurahan Pulau Kupang, Pak Lurah mengundang seluruh ketua RT untuk hadir dalam pertemuan tersebut. Masyarakat meminta penjelasan tentang masalah Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) yang akan dilaksanakan di Kelurahan Pulau Kupang dan Desa Teluk Palinget. Dalam pertemuan tersebut seluruh ketua RT menyatakan komitmennya untuk mengajak para warga di seluruh handil untuk bersedia menjadi pendonor darah sukarela. Semoga komitmen ini dapat diikuti oleh berbagai handil lain di Kabupaten Kapuas.

DONOR DARAH DI PERUSAHAAN SAWIT | PMI Kabupaten Kapuas

DONOR DARAH DI PERUSAHAAN SAWIT | PMI Kabupaten Kapuas

Terima kasih kepada PT. Indofood yang secara rutin mendonorkan darahnya bagi masyarakat Kapuas. Untuk informasi lebih silahkan klik judul atau tautan diatas.

Percaya Diri


Seringkali kita kurang memiliki rasa percaya diri kalau tampil di depan umum. Tapi karena keterpaksaan, kadang-kadang orang bisa melakukannya. Hal ini kita lihat pada orang-orang yang harus berjualan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Mereka harus tampil di depan umum untuk mempromosikan dagangan mereka. Kalau mereka tidak melakukannya, maka keluarga tidak akan makan. Akhirnya mereka terbiasa melakukannya, dan dapat terus memperbaiki penampilannya.

Selasa, 05 Juli 2011

Laporan Tim Jumbara Kapuas dari Gorontalo

Setelah dilepas oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, pada tanggal 30 Juni 2011 yang lalu, tim Jumbara Kabupaten Kapuas kembali ke Kuala Kapuas dan keesokan harinya, Jum'at, 1 Juli 2011 langsung berangkat ke Gorontalo, mengingat tiket pada tanggal 2 dan 3 Juli sangat mahal. Jumlah yang berangkat sebanyak 12 orang yang terdiri dari 10 orang peserta pria dan wanita, serta 2 orang pembina.

Setelah dibuka pada tanggal 4 Juli 2011 yang lalu, peserta dari Kabupaten Kapuas sebagai bagian dari Tim Jumbara Kalimantan Tengah telah mengikuti berbagai kegiatan diantaranya adalah:
  • Dodie : mengikuti kegiatan bakti penanaman dan kebersihan lingkungan
  • Kurnia : mengikuti kegiatan donor darah
  • Adja : mengikuti kegiatan penanggulangan bencana
  • Fahriah : mengikuti kegiatan UKS
  • M. Syarif : mengikuti kegiatan bidang jumpa travelling dan sebagai putra PMR
  • M. Joni : mengikuti kegiatan gembira yaitu poli mata dan terompah
  • Novi, Ayu, Luky, Latifah : mengikuti kegiatan paduan suara
  • Tim Kapuas berperan sebagai masyarakat pada kegiatan sandiwara anak-anak
Besok dijadualkan tim Kalimantan Tengah akan tampil untuk kegiatan pentas seni. Menurut keterangan dari Pak H. Zonnun Almikhri, M.Ag yang mendampingi tim dari Kabupaten Kapuas, lawan yang agak berat adalah Bali. Alhamdulillah semua kegiatan dapat diikuti oleh Tim Kalimantan Tengah. Semoga besok mereka bisa tampil maksimal dalam pentas seni.

Masjid Kubah Emas - Pulang Kampung

Masjid Kubah Emas
Masjid ini terletak di Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Masjid ini dapat ditempuh dari Kota Depok dalam waktu sekitar 15-20 menit (sebenarnya jaraknya tidak terlalu jauh, lamanya perjalanan disebabkan oleh padatnya jalan oleh kendaraan). Masjid ini menempati tanah yang sangat luas. Dalam kompleks masjid ini terdapat areal untuk parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Selain itu juga terdapat aula bagi masyarakat yang ingin beristirahat saat mengunjungi masjid ini. Selain itu terdapat juga rumah dari Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid yang sangat megah.

Selama admin mengunjungi masjid ini dalam waktu sekitar 45 menit, sudah banyak sekali bis-bis yang mengangkut rombongan wisata masuk ke dalam kompleks masjid ini. Padahal sudah menjelang Maghrib. Selain ada fasilitas untuk istirahat, juga disediakan fasilitas toilet.

Sumber: Masjid Dian Al-Mahri

Senin, 04 Juli 2011

Getuk Goreng Haji Thohirin - Pulang Kampung

Pusat oleh-oleh ini terletak di Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah. Bila melihat toko ini, kita akan terkagum-kagum, karena disepanjang jalan yang sama, Getuk Goreng Haji Thohirin ini mulai dari 1 sampai 6 yang semuanya merupakan saudara. Bapak Thohirin termasuk orang yang pertama-tama memperkenalkan Getuk Goreng. Dibandingkan dengan getuk biasa, getuk goreng memang lebih tahan, tapi menurut penjualnya hal itu bergantung pada kadar air yang ada dalam singkongnya. Mereka sampai sekarang masih belum bisa memastikan berapa lama getuk ini bertahan dalam suhu kamar. Tentu selain getuk goreng, kita bisa menikmati oleh-oleh lain dari Banyumas.

Calon Peserta Tugas Belajar SDM Kesehatan dari Kapuas

Berdasarkan informasi dari Badan Pemberdayaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, ada dua orang dari Kalimantan Tengah yang menjadi Calon Peserta Tugas Belajar SDM Kesehatan yaitu:

  1. Edwin Rohadi, SKM dari Puskesmas Palangkau, akan mengikuti seleksi akademik di S2 Gizi Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI).
  2. Novi Utomi, Amd dari RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, akan mengikuti seleksi akademik di S1 Gizi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI).
Semoga pendidikan di kelas reguler kelak bisa berjalan dengan lancar.

Sumber: PPSDMK Kementerian Kesehatan RI

Minggu, 03 Juli 2011

Obyek Wisata Baturraden - Pulang Kampung

Menurut Wikipedia, obyek wisata ini terletak kurang lebih 15 kilometer dari Purwokerto, masuk wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Obyek wisata ini terletak di kaki Gunung Slamet bagian Selatan. Harga karcis terusan adalah 15.000 per orang. Dengan karcis terusan ini, fasilitas yang dapat dinikmati oleh pengunjung adalah:

  • kolam renang
  • mobil genjot
  • pemandian air panas
  • papan luncur / water boom
  • sepeda air
  • taman botani

Owabong - Pulang Kampung

Pintu masuk Owabong
Obyek wisata ini terletak di Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Obyek wisata ini merupakan tempat pemandian umum (kolam renang). Ada banyak kolam renang yang terdapat didalamnya. Uang masuknya Rp 20.000 per orang. Saat masuk, kita sudah disambut dengan dengan ucapan selamat datang.

Sabtu, 02 Juli 2011

Goa Lawa - Pulang Kampung

Pintu Gerbang Goa Lawa
Wisata alam ini terletak di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, kurang lebih 25 km dari ibukota Purbalingga. Biaya karcis masuknya adalah Rp 4.000.  Kita harus mendaki bukit dulu sedikit sebelum memasuki pintu gerbang gua tersebut. Didekat pintu masuk gua, kita sudah dihadapkan dengan lubang keluar masuknya kelelawar.

Mie Ayam Ceker Pak Sikin - Pulang Kampung

Berpose didepan Mie Ayam Ceker
Mie ayam ini terletak di Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Mie ayam milik Pak Sikin ini terletak dekat dengan Masjid Al-Ikhlas. Menariknya, mienya dibuat sendiri, demikian juga dengan ceker ayamnya. Setiap pagi Pak Sikin beserta keluarga mengolah mie dan ceker ayam. Hal ini dilakukan sejak pagi sampai sekitar jam 10.00 WIB. Setelah itu warung akan dibuka sampai sore, tergantung sampai jam berapa habisnya mie. Umumnya setiap hari mie akan habis.

Menurut keterangan Teguh, pembuat mie, mie ini sudah cukup terkenal, sampai anak-anak di Kampus Universitas Soedirman menyarankan kepada mereka untuk membuka cabang di kampus mereka. Adapun daftar harganya adalah sebagai berikut:

  • Mie Ayam Rp 5.000
  • Mie Ayam Ceker Rp 6.000
  • Es Teh Rp 1.500
  • Es Jeruk Rp 2.500
  • Kopi Rp 1.500
  • Kacang Goreng Rp 500
  • Klanting Rp 500
  • Ketupat Rp 500
  • Pangsit kecil Rp 500