Entri yang Diunggulkan

Weekend With Qur'an (Program Tahfizh Intensif 3 hari)

Lembaga Tahfidz Kalimantan (LTK) bekerja sama dengan Pesantren Tahfidz dan Dirosat Al-Qur'an (PTDQ) Al-Hayah akan menyelenggarakan We...

Sabtu, 18 Maret 2017

Hati yang terpaut dengan masjid



Oleh: Ustadz Suriani Jiddy, Lc

Topik ini terkait hadits 7 golongan yang akan mendapatkan naungan dari Allah SWT: pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dalam suasana ibadah kepada Allah SWT, seseorang yang hatinya terpaut (tergantung, melekat) dengan masjid …

Riwayat dari Ali bin Abi Thalib tentang kondisi akhir zaman: Ali bin Abi Thalib r.a. berkata: Rasulullah SAW bersabda: akan datang suatu masa kepada kita dimana tidak ada yang tidak ada yang tersisa dari Islam kecuali namanya. Tidak ada yang tersisa dari Qur’an kecuali tulisannya. Masjidnya ramai (megah, mewah) tapi fungsinya tidak ada. Para ulamanya menjadi makhluk yang paling jahat yang ada di bawah langit. Dari mereka fitnah itu berawal dan fitnah itu akan kembali kepada mereka. (Hadits Mauquf)

Kondisi ini sekarang kita rasakan. Islam tinggal sekedar nama. Ini dikuatkan dengan hadits lain: akan datang suatu masa dimana umat ini akan menjadi santapan bangsa-bangsa lain yang diserang sedemikian rupa seperti diserbunya hidangan diatas meja. Para sahabat bertanya: apakah kondisi kami waktu itu sedikit ya Rasulullah. Rasul mengatakan: Tidak, bahkan jumlah kalian banyak, akan tetapi kalian seperti buih di lautan. Kalian ditimpa penyakit Wahn. Para sahabat bertanya: apakah Wahn itu ya Rasulullah? Rasulullah menjawab: cinta dunia dan takut mati.

Qur’an sekarang ditinggalkan – membacanya saja susah.

Jumlah rumah ibadah
·         Umat Islam 207.176.162, jumlah masjid 239.497
·         Umat Kristen 16.528.503, jumlah gereja 60.170
·         Umat Katolik 6.907.873, jumlah gereja 11.021
·         Umat Budha 1.703.254, jumlah vihara 2.354
·         Umat Hindu 4.012..116, jumlah pura 24.837
·         Umat Konghucu 117..091, jumlah kelenteng 552
Apakah masjid ini sudah menjalankan fungsinya dengan baik.

Pertumbuhan rumah ibadah
·         Gereja katolik bertambah 52% dari 4.934 menjadi 12.473
·         Gereja Protestan bertambah 131% dari 18..977 menjadi 43.090
·         Vihara bertambah 368% dari 1.523 menjadi 7.129
·         Pura hindu meningkat 475,25% dari 4.247 menjadi 24.431
·         Masjid bertambah 64% dari 392.044 menjadi 643.843

Masjid di Kapuas makin bagus, namun ajakan ke masjid masih rendah.

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S. At Taubah, 9: 18)

Allah mengawali ayat ini dengan kata „innama“ yang berarti pembatasan. Yang memakmurkan masjid adalah orang-orang yang:
·         Beriman kepada Allah
·         Beriman kepada hari akhir
·         Mendirikan shalat
·         Menunaikan zakat
·         Tidak takut (kepada sesuatupun) kecuali kepada Allah

Hadits: apabila kalian melihat seorang senantiasa membiasakan diri ke masjid maka saksikanlah bahwa di adalah orang yang beriman. Lalu Nabi membaca ayat 9: 18. (H.R. Tirmidzi dan Ahmad). Hadits ini lemah namun maknanya sejalan dengan ayat diatas.

Masjid berasal dari kata sajada yang artinya sujud. Masjid adalah tempat sujud.

Hadits keistimewaan Nabi SAW: aku diberikan lima perkara yang tidak pernah diberikan kepada nabi-nabi sebelumku. Aku diberikan pertolongan oleh Allah SWT dengan rasa takut selama satu bulan perjalanan. Dan bumi itu dijadikan untukku sebagai masjid, maka siapapun dari umatku mendapatkan tempat maka dia shalat disana. Kemudian dihalalkan bagiku harta rampasan perang padahal itu tidak dihalalkan bagi umat sebelumku. Aku diberikan syafaat oleh Allah SWT. Nabi-nabi sebelumku diutus untuk kaumnya saja, tetapi aku diutus oleh Allah SWT untuk semua manusia.

Jadi ketika menghadapi musuh, ditampakkan rasa takut di hati musuh. Rasa takut itu dirasakan jauh-jauh hari sebelum mereka berhadapan dengan Rasulullah.

Para sahabat Rasulullah tidak mengatakan perkataan Bani Israil kepada Musa: Hai Musa, pergilah kamu dan Tuhanmu berperang, kami akan tinggal disini.

Makna khusus, masjid secara bahasa artinya tempat sujud. Secara pengertian syariat masjid berarti setiap tempat yang disiapkan untuk pelaksanaan shalat jama’ah 5 waktu oleh kaum muslimin.

Hukum dan adab terkait dengan masjid

·         Keutamaan masjid: tempat yang paling dicintai oleh Allah adalah masjjid dan tempat yang paling dibenci oleh Allah adalah pasar (HR. Muslim). Ternyata masjid dan pasar menjadi prioritas utama yang dilakukan Rasulullah saat hijrah ke Madinah. Saat beliau sampai di Madinah, beliau membangun masjid, membangun pasar, kemudian mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar. Mereka bersaudara sampai pada tingkat sampai mewarisi. Abdurrahman bin ‚Auf dipersaudarakan dengan Sa’ad. Saudaranya mengatakan kepada Abdurrahman bin ‚Auf: saya punya banyak kebun, kalau engkau mau, aku berikan sebagian. Aku punya dua istri. Kalau kamu berminat, kamu pilih. Pilihanmu akan aku ceraikan. Bagaimana sikap Abdurrahman bin ‚Auf: saya berterima kasih, saya ingin anda menunjukkan kepada saya dimana pasar. Setelah satu bulan, beliau mulai berdagang. Allah memperbaiki perdagangan. Dia dicatat sebagai orang yang sangat kaya.

·         Keutamaan membangun masjid
·         Do’a masuk masjid
·         Shalat tahiyatul masjid
·         I’tikaf di masjid
·         Larangan jual beli di masjid
·         Larangan mengumumkan barang hilang di masjid

·         Larangan orang junub dan wanita haid masuk masjid