Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Tempat Keramat di Terusan Muara

Keramat di muara sungai
Bila kita menuju Terusan Raya, di muara ketika kita memasuki terusan tersebut dari sungai Kapuas maka di sebelah kanannya ada rumah kecil yang terbungkus oleh kain berwarna kuning. Itu adalah tempat keramat yang sering digunakan oleh orang-orang untuk menaruh sesaji.

Tradisi ini sebenarnya merupakan kebiasaan masa lalu dimana banyak orang yang berhubungan dengan jin untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan memberi sesaji.

Sampai sekarang, masih banyak orang yang meminta kepada jin dengan memberi sesaji. Mereka tidak hanya orang yang animisme, bahkan banyak diantara mereka yang sudah beragama.

Komentar

  1. Menanggapi Tulisan Keramat dimuara Terusan raya, Menurut Pengetahuan saya Yang sudah mulai melewati sungai terusan sejak tahun 1965 yang silam sampai sekarang ini, tempat itu bukan Tempat keramat,tepi tempat pemujaan dan tepat menaruh makan sesajen untuk Buaya, sumber itu saya dapat dari Almarhom Bupati Untung Surapati tempu beliau masih hidup,dan beliaulah yang membuatnya dengan cara mengupah orang.

    BalasHapus
  2. Jika memang hal tersebut merupakan hal yang diharamkan dalam agama, lebih baik tidak melakukan sesaji / memuja karena akan berakibat fatal di akhirat. Hidup di dunia sudah seharusnya hati-hati demi kehidupan alam selanjutnya.

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas