Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Penyuluhan tentang NAPZA di Mantangai

Para penyuluh dari DP-LMMDD-KT, Gepenta dan BNK
Pada hari Kamis, 21 Oktober 2010, Dewan Pertimbangan Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak dan Daerah Kalimantan Tengah (DP-LMMDD-KT) Kabupaten Kapuas, Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba dan Tawuran (GEPENTA) Kabupaten Kapuas, dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas memberikan penyuluhan tentang NAPZA di dua sekolah di Kecamatan Mantangai. Sekolah pertama yang dikunjungi adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mantangai yang terletak di Desa Mantangai Hilir.


Siswa-siswi SMPN 1 Mantangai sedang menyimak penyuluhan
Setelah itu, dengan menggunakan klotok yang disediakan oleh pihak sekolah, rombongan berangkat menuju Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Mantangai yang terletak di Desa Mantangai Hulu.

Siswa-siswi SMAN 1 Mantangai sedang asyik menyimak penyuluhan
Adapun tim yang memberikan penyuluhan adalah:

  1. Talinting E. Toepak (pengantar tentang bahaya Napza)
  2. Angie Rohan (mengenai GEPENTA)
  3. Drs. H. Nurani Sarji (Napza dalam pandangan agama)
  4. dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc (bahaya Napza dari sisi medis)
  5. Indan Thomas, S.Pd (sanksi hukum bagi penyalahguna Napza)

Komentar

  1. Teriama Kasih Kami Ucapkan
    Kepada YTH :
    1. Bpk Talinting E. Toepak
    2. Bpk Angie Rohan
    3. Bpk Drs. H. Nurani Sarji
    4. Bpk dr.Jum'antil Fajar,MHlthSc
    5. Bpk Indan Thomas,S.Pd

    Yang telah memberikan Penyuluhan Napza Di SMP1 Mantangai dan SMA1 Mantangai
    Semoga Harapan dan Keinginan kita Yaitu" Generasi Muda Yang Anti Narkoba" terwujud. Amin...

    by Puskesmas Mantangai

    BalasHapus
  2. Terima kasih, semoga kegiatan Pak Azhar di Mantangai juga semakin lancar. Selamat bekerja

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas