Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban
Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...
Harga mukanya brapa ya??? mau nelpon malu nih Om Admin, pas ga cukup koceknya, hehehe... (kebetulan lagi nyari rumah nih, yg dbawah 100jt-an aja sih)
BalasHapusMungkin teman-teman lain bisa membantu menginformasikan rumah dengan harga dibawah 100 juta?
BalasHapusbung admin tolong dicarikan rumah dibawah Rp.100 juta.
BalasHapusitu harga rumahnya berapa?
BalasHapuskok informasinya kurang lengkap sii ??
BalasHapuskalau boleh tau letak tempatnya strategis gag iyah ??