Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bakti Sosial Akper Pemda Kapuas di Asrama SD Luar Biasa

Para mahasiswa Akper sedang bermain dengan penghuni asrama  (With  courtesy from Akper Pemda Kapuas)
Pada hari Kamis, 26 Mei 2011 yang lalu, civitas akademika Akademi Keperawatan Pemda Kapuas melakukan bakti sosial di Asrama Sekolah Dasar Luar Biasa Negeri (SDLBN) yang terletak di Jalan Tambun Bungai Gg. VI, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa Tingkat I, II dan III (masing-masing diminta perwakilannya sebanyak 10 orang). Para dosen yang mendampingi kegiatan ini adalah Bapak Gandie, Ibu Buray dan Ibu Maya Hugo.

Rombongan ini diterima oleh kepala Asrama SDLBN. Dalam kegiatan tersebut para mahasiswa melakukan permainan dengan para penghuni asrama di halaman sekolah. Selain itu juga disampaikan bingkisan dari pihak Akper kepada pihak Asrama SDLBN.
Ibu Buray, SKM sedang menyerahkan bingkisan kepada pengasuh asrama  (With  courtesy from Akper Pemda Kapuas)
Para mahasiswa juga mengajak anak-anak penghuni asrama untuk ikut menyanyi bersama mereka. Bahkan ada diantara penghuni asrama tersebut yang membawakan lagu yang dihapalnya, tentu sebatas kemampuan mereka.
Penghuni asrama menyanyikan lagu (With courtesy from Akper Pemda Kapuas)
Setelah para penghuni asrama menyanyikan lagu, para mahasiswa Akper juga menyumbangkan lagu-lagu yang memotivasi. Keceriaan tampak dalam kegiatan tersebut. Semoga kegiatan serupa dapat diselenggarakan oleh berbagai pihak, sehingga para penghuni asrama dapat merasakan keceriaan sebagaimana yang dirasakan oleh anak-anak lain diluar sana.

Berikut ini adalah klip dari bakti sosial ini yang sudah diunggah ke YouTube:


Untuk koleksi foto-foto kegiatan ini silahkan lihat di Facebook (Album pada Halaman Informasi Kapuas).

Komentar

  1. top BGT dah buat anak akper kapuas... peduli, tanggap, jiwa sosial, bakal calon perawat masa depan....salut!

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)