Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Hasil Survei Melek Internet dan Jejaring Sosial

Mulai hari Jum'at, 30 September 2011 - Selasa, 4 Oktober 2011 yang lalu, admin mengadakan survei kecil-kecilan mengenai melek internet dan jejaring sosial dikalangan mahasiswa Akademi Keperawatan Pemda Kapuas semester I dan semester V sebanyak 189 orang. Dari hasil survei tersebut didapatkan hasil sebagai berikut:
  • 84% memiliki akun di Facebook
  • 10% memiliki akun di Twitter
  • 1% memiliki blog
  • Tidak seorangpun yang memiliki situs internet
  • 98% memanfaatkan internet untuk mencari bahan kuliah atau tugas-tugas kuliah
  • 21% memanfaatkan situs-situs kesehatan berbahasa Inggris
  • Internet diakses melalui:
    • Warnet : 61%
    • Laptop/komputer dengan modem WiFi : 40%
    • Laptop/komputer dengan Speedy : 10%
    • Handphone dengan WiFi : 43%
  • Mesin pencari (search engine) yang digunakan adalah:
    • Google : 98%
    • Yahoo : 11%
    • Bing : 1,1%
Dari hasil survei diatas dapat diambil beberapa kesimpulan diantaranya:
  • Mahasiswa sudah menggunakan jejaring sosial (Facebook dan Twitter) sebagai sarana untuk menjalin hubungan dengan sesama teman. 
  • Internet sudah menjadi sumber informasi yang digunakan oleh hampir semua mahasiswa. 
  • Masih sedikit yang mengakses situs-situs kesehatan berbahasa Inggris. 
  • Sebagian besar mahasiswa mengakses internet melalui warnet dan handphone. 
  • Google masih menjadi primadona untuk mencari berbagai bahan di internet.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas