Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Tantangan pendidikan di Desa Jangkang

Secara infrastruktur apabila hanya ingin mencapai pendidikan dasar saja, maka masyarakat di Desa Jangkang bisa mencapainya, mengingat di desa ini sudah tersedia SMP, jadi masyarakat bisa menempuh pendidikan dasar 9 tahun. Namun angka putus sekolah di desa ini cukup tinggi, ada yang setelah sekolah dasar tidak melanjutkan pendidikan lagi. Selain itu ketika admin menanyakan kepada buru BP di SMPN 3 Kapuas Tengah, beliau mengatakan bahwa motivasi anak-anak di desa ini untuk berprestasi sangat rendah. Sehingga membutuhkan usaha yang ekstra keras untuk memotivasi mereka untuk menyelesaikan pendidikan dan memotivasi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

Memang bagi masyarakat yang tinggal di pedalaman melanjutkan pendidikan membutuhkan semangat belajar yang tinggi, mengingat mereka harus bersekolah di kecamatan lain bila ingin meneruskan pendidikan ke SMA atau SMK. Saat ini di Kecamatan Pasak Talawang tidak tersedia SMA atau SMK, mereka harus bersekolah di Pujon untuk menempuh pendidikan lanjutan atas. Hal ini tentu membutuhkan biaya yang lebih tinggi untuk melanjutkan pendidikan. Itulah sebabnya motivasi yang tinggi sangat dibutuhkan untuk melanjutkan sekolah.

Terpencilnya Desa Jangkang, membuat akses terhadap informasi dan teknologi juga sangat terbatas. Bila di Kecamatan lain sudah tersedia Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK), maka kecamatan baru ini belum mendapatkan bagiannya. Peralatan laboratorium pun sangat terbatas di SMPN 3 Kapuas Tengah ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas