Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Kunjungan Palang Merah Spanyol ke Pulau Kupang

Rombongan Palang Merah Spanyol di klotok
 Pada hari Senin, 27 Februari 2012, rombongan dari Palang Merah Spanyol mulai melakukan kunjungan lapangan ke Kelurahan Pulau Kupang. Mereka menuju ke lokasi dengan menggunakan klotok. Rombongan ini terdiri dari Sergio dan Rizwan dari Palang Merah Spanyol, Indri dan Ilham dari PMI Provinsi Kalimantan Tengah serta Irma, Suparman dan Jum'atil Fajar dari PMI Kabupaten Kapuas.
Sergio sedang memberikan penjelasan tentang maksud kunjungan ini
Tujuan pertama adalah berkenalan dengan aparat di Kantor Kelurahan Pulau Kupang. Dalam pertemuan tersebut dilangsungkan kegiatan perkenalan yang dimulai dari pihak kelurahan, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan dari pihak Palang Merah Spanyol.
Kunjungan ke RT 15 Kelurahan  Pulau Kupang
Setelah perkenalan, perjalanan dilanjutkan ke salah satu RT yang akan mengikuti program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) yaitu RT 15. Setelah melihat kondisi lapangan, rombongan dijamu oleh Bapak H. Mahlan, ketua RT 15 untuk menikmati kelapa muda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas