Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Lokasi Waterboom Kapuas



Pada hari Minggu, 5 Februari 2012, admin menyempatkan diri untuk meninjau lokasi yang akan dibangun waterboom. Setelah bertanya-tanya dengan masyarakat yang ada di pinggir jalan ke arah Mandomai, mereka menunjuk pada Handil Pareimas, Desa Pulau Telo. Ketika admin bertanya di rumah RT, mereka menunjuk ke dalam handil tersebut. Admin menapaki jalan setapak menuju ke dalam. Di dalam handil tersebut masyarakat menunjuk tanah kosong yang terletak di pinggir sungai. Jembatan menuju ke tempat tersebut sudah rusak dan diganti dengan batang kayu seadanya. Admin menyempatkan diri untuk mengabadikan lokasi tersebut, sebagaimana foto diatas.

Komentar

  1. semoga cepat terelisiasi agar warga tak jauh2 ke daerah tetangga untuk berwisata waterboom.

    BalasHapus
  2. sm0ga cepat rampung aja yah

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)