Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Sosialisasi Penyakit Tidak Menular

Kiri ke kanan: Rasita Usman (Kabid PMK Dinkes Kapuas), Sinsigus (Dinkes Provinsi Kalteng), dr. Ongky dan Ibu Aisyah (Direktorat Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI).
Pada tanggal 22 Mei 2012 bertempat di aula Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Dinas Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Sosialisasi Penyakit Tidak Menular bagi puskesmas kota dan sekitarnya, organisasi profesi kesehatan (IDI, PPNI, IBI, Persagi, AKLI), dan dharma wanita kesehatan serta staf Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Narasumber pertemuan ini adalah dr. Ongky dan Ibu Aisyah dari Direktorat Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dalam presentasinya dr. Ongky mengingatkan kepada hadirin bahwa masalah penyakit tidak menular merupakan penyakit yang banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, tapi masih belum mendapatkan perhatian yang sepatutnya. Penyakit seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, kanker payudara, kanker leher rahim adalah diantara penyakit tidak menular yang banyak diderita oleh orang-orang di negara berkembang.

Ibu Aisyah memperkenalkan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Pos ini merupakan kegiatan dimana dilakukan skrining terhadap penyakit tidak menular seperti kanker payudara dengan Periksa Payudara Sendiri (Sadari) dan kanker leher rahim dengan Inspeksi Visual dengan Asam asetat (IVA). Diharapkan kegiatan Posbindu bisa diintegrasikan dengan berbagai wadah yang sudah ada selama ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas