Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Pertemuan Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue

Suasana pertemuan koordinasi program P2-DBD
Pada hari Rabu, 20 Juni 2012 bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas diselenggarakan Pertemuan Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue (P2-DBD). Dalam pertemuan ini dibahas antara lain situasi DBD di Kabupaten Kapuas, upaya-upaya yang telah dilakukan dan evaluasinya, serta menyepakati upaya-upaya penanggulangan.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan antara lain untuk meningkatkan penyuluhan dengan berbagai cara untuk mendidik masyarakat yang umumnya masih tidak memahami bagaimana pencegahan DBD yang efektif. Selain itu juga meningkatkan advokasi dan kerjasama lintas sektor di tingkat kecamatan, desa, agar semua pihak menyadari bahwa DBD adalah masalah bersama. Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN dengan 4M Plus) juga  diupayakan agar benar-benar dilaksanakan masyarakat, tidak hanya di lingkungan rumah, namun juga sampai sekolah-sekolah, rumah ibadah, dan tempat umum lainnya.

Penanggulangan DBD di Kapuas agar optimal tidak dapat lepas dari peran serta masyarakat dalam gerakan PSN rutin,  penemuan dan tatalaksana kasus sesuai protap, kemitraan dengan lintas sektor melalui Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) DBD, penanggulan vektor (nyamuk, jentik dan telur), serta  manajemen program. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas