Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia (Tjilik Riwut)

Allah - Hatalla
Anjing - Aso
Ayam - Manok
Babi - Bawoi
Bapak - Apang / Bapa
Beras - Behas
Celana - Salawar
Cinta - Sinta
Datang - Dumah
Dayung - Besei
Hidup - Belum
Hitam - Babilem
Isteri - Sawa
Kakek - Bue
Kelapa - Enyoh
Kepala - Takolok
Kera - Bakei
Laki-laki - Hatue
Lantai - Laseh
Lidah - Jela
Luka - Bahimang
Makan - Kuman
Malu - Mahamen
Marah - Sangit
Mati - Matei
Menyelam - Maneser
Merah - Bahandang
Minum - Mihop
Nasi - Bari
Nenek - Tambi
Obat - Tatamba
Panas - Balasut
Perempuan - Bawi
Perahu - Arut
Perut - Kanai
Riam - Riam
Sakit - Pehe
Sombong - Balecak
Telinga - Pinding
Tiang - Jihi

Sumber : Maneser Panatau Tatu Hiang

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"