Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Berkunjung ke Kantor KFCP di Kuala Kapuas

Pada hari Rabu, 8 Agustus 2012 sore, Informasi Kapuas menyempatkan diri untuk berkunjung ke Kantor Uji Coba Redd+ Kalimantan Forest and Climate Partnership (KFCP) yang terletak di Jl. Maluku 1 No. 18A, Kuala Kapuas 73514. Di kantor ini, Informasi Kapuas berbincang-bincang dengan Bapak Eko.

Dari perbincangan ini didapatkan gambaran bahwa berbagai kegiatan telah dilaksanakan dilokasi proyek KFCP yaitu Mantangai Hulu, Kalumpang, Katimpun, Sei Ahas, Katunjung, Tumbang Muroi dan Petak Puti. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya adalah penghijauan kembali lokasi yang sudah rusak akibat kegiatan membuka hutan atau lahan. Selain itu ada kegiatan untuk membantu peningkatan mata pencaharian masyarakat seperti membuka Sekolah Lapang Karet. Sekolah ini berhasil meningkatkan nilai jual karet masyarakat yang semula cuma Rp 5.000 per kilo menjadi Rp 18.000 per kilo.

Aktivitas lain yang dilaksanakan bekerja sama dengan masyarakat adalah penutupan kanal. Dalam kegiatan ini masyarakat dilibatkan pembuatan jaring pagar kayu dan rotan yang akan ditempatkan secara sistematis disepanjang kanal untuk membantu menahan sampah dan memperlambat aliran air dan mendukung struktur dam gambut yang dipadatkan. Pembibitan akan dilakukan disepanjang kanal untuk membantu mengatasi erosi dan merehabilitasi daerah tersebut.

Semoga berbagai kegiatan yang dilakukan oleh proyek ini dapat membantu memberdayakan masyarakat sehingga mereka 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas