Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pasar Malam - Lapangan Bukit Ngalangkang

Antri beli es krim
Pasar Malam di Lapangan Bukit Ngalangkang, Kuala Kapuas sudah berlangsung selama satu minggu dan masih akan berlangsung satu minggu lagi. Malam minggu ini, Pasar Malam dimeriahkan dengan kegiatan Pasar Rakyat Britama dimana BRI melakukan berbagai macam aktivitas, mulai dari pagelaran musik, tarian dan pembagian hadiah.
Berbagai macam hiburan tersedia di Pasar Malam ini mulai dari Komedi Putar, Sarang Burung, Tempat Memancing Ikan Mainan, Tong Edan, sampai Rumah Misteri. Masing-masing wahana hiburan tersebut dipenuhi oleh para pengunjung.
Memancing ikan mainan
Berbagai macam jenis makanan ringan pun tersedia di sini. Namun hampir disemua tempat kita  menemukan orang yang menjual pentol dengan berbagai macam variasinya, ada pentol goreng, ada pentol bakar, ada yang menjualnya sebagai bagian dari bakso.
Komedi putar
Berbagai macam mainan anak-anakpun tersedia disini, mulai dari mainan tradisional seperti kapal mainan, sampai mobil-mobilan yang dijalankan dengan menggunakan remote control.
Pentol bakar
Kepadatan sangat terasa di dalam pasar malam ini. Apalagi pada malam Minggu seperti ini. Pasangan harus berpegangan erat agar tidak terpisah. Anak-anak yang mengikuti orang tuanya harus menjaga diri agar mereka tidak terpisah dari orang tuanya. Sebagian ibu-ibu ada yang terpaksa menggendong anaknya karena padatnya suasana.
Tong Edan
Syukurnya kepadatan suasana ini tidak membuat lalu lintas menjadi macet, ada petugas polisi lalu lintas yang membantu untuk mengatur arus lalu lintas, sehingga kemacetan tidak terjadi.
Keramaian pasar malam
Pasar Malam ini betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Kapuas untuk berlibur bersama dengan keluarga, mengisi libur akhir pekan.

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)