Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Pelatihan Case, Support and Treatment Kalimantan Tengah

Peserta dari Kapuas (dr. Fitri Ningrum Intani) sedang menyampaikan presentasi
Pada tanggal 27 September - 3 Oktober 2012 bertempat di Hotel Dandang Tingang diselenggarakan Pelatihan Case, Support and Treatment Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah ini diikuti oleh beberapa rumah sakit di Kalimantan Tengah. RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo mengirimkan enam peserta dalam pelatihan tersebut.

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian pelatihan dalam rangka mempersiapkan rumah sakit untuk membentuk bagian yang khusus menangani kasus-kasus HIV/AIDS. Akan ada dua buah tim yang akan mengelola program ini yaitu Tim Voluntary Counseling Test (VCT) dan Case, Support and Treatment (CST). Tim VCT akan mengajak masyarakat yang beresiko tinggi untuk memeriksakan status HIV/AIDS mereka di VCT. Bila pasien tersebut positif maka penanganan masalah mereka akan diserahkan kepada Tim CST.

Program ini sangat membutuhkan partisipasi dari segenap pihak khususnya Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Kapuas yang diketuai oleh Bapak H. Nurani Sarji. Pihak-pihak lain seperti organisasi profesi kesehatan, tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat diperlukan perannya untuk mensosialisasikan keberadaan VCT kepada seluruh lapisan masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas