Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

dr. Agus Nurohman, Sp.PD Pindah Tugas

dr. Agus Nurohman, Sp.PD sedang menyampaikan materi mini seminar
Warga Kabupaten Kapuas tentu sudah tidak asing lagi dengan sosok ini. Beliau adalah Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang bertugas di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo sejak awal tahun 2000-an. Sudah banyak kiprah yang beliau lakukan selama bertugas di Kapuas diantaranya:
  • Menggagas berdirinya Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kapuas. Lembaga ini merupakan cabang Persadia pertama di Kalimantan Tengah dan sekarang anggotanya sudah melebihi seratus orang. Kegiatan rutinnya adalah senam diabetes bersama di halaman RSUD setiap Jum'at pagi.
  • Membentuk Diabetes Center of Kapuas. Pembentukan lembaga ini untuk mengayomi Persadia serta melayani para penderita diabetes dengan lebih baik.
  • Menjadi Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kapuas Periode 2006-2009. Selama kepemimpinan beliau berbagai seminar kesehatan diselenggarakan untuk memperbaharui pengetahuan para dokter di Kabupaten Kapuas.
  • Menjadi Ketua Komite Medik di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. Pada masa kepemimpinan beliau mulailah dilakukan pembenahan berbagai peran dokter di rumah sakit, serta mulai dilakukan proses "transfer of knowledge" dari spesialis ke dokter umum serta para petugas kesehatan lainnya.
  • Menggagas keikutsertaan Kabupaten Kapuas merayakan World Diabetes Day. Sejak pembentukan Persadia Cabang Kapuas, perayaan World Diabetes Day berlangsung dengan meriah di Kuala Kapuas dan beberapa beritanya pernah dimuat dalam situs internasional.
  • Menjadi pembicara dalam berbagai seminar kedokteran dan kesehatan di Kuala Kapuas. Sebagai satu-satunya Spesialis Penyakit Dalam di Kabupaten Kapuas, maka beliau selalu menjadi narasumber dalam berbagai seminar di Kuala Kapuas baik yang diselenggarakan oleh IDI Kapuas, RSUD, organisasi profesi dan pihak swasta lainnya.
  • Mengelola Klinik Spesialis Tiara. Klinik spesialis ini merupakan klinik bersama pertama di Kuala Kapuas.  
  • Menjadi donatur dari berbagai lembaga di Kabupaten Kapuas. Diantaranya adalah menjadi orang tua asuh bagi para santri Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas yang disekolahkan ke tanah Jawa. Selain itu beliau juga menjadi salah satu pendiri dari BMT Amanah.
  • Menjadi Dokter Spesialis dengan masa bakti terlama di Kabupaten Kapuas. Sejak menjadi rumah sakit di Kabupaten Kapuas menjadi RS tipe C, belum ada dokter spesialis yang memiliki masa kerja melebihi beliau. 
  • Menjadi ketua dari berbagai kepanitiaan, pokja dan tim di rumah sakit
Masih banyak kiprah yang belum dapat Informasi Kapuas kumpulkan untuk disajikan disini. Pada hari Kamis, 27 Desember 2012 beliau meninggalkan Kuala Kapuas untuk memulai tugas baru di Pulau Jawa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas