Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Dinas Pendidikan Akan Menyediakan Klotok

Menanggapi tulisan admin dengan judul "Sekolah Hanya Tiga Jam Sehari", Kepala Seksi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Sidik Widiantoro, SE, MT menjelaskan bahwa pada tahun 2013 ini dinas akan menyediakan klotok bagi para guru yang bertugas di Pulau Kupang dan daerah Terusan. Tentang bentuk penyediaannya akan dibicarakan dengan pemilik klotok yang sekarang digunakan oleh para guru tersebut.

Dinas Pendidikan sejak lama sudah mengetahui kondisi ini, dan mereka mengupayakan agar permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik. Ketergantungan para guru terhadap tukang klotok akan digantikan dengan pengelolaan klotok oleh dinas pendidikan. Kebijakan baru ini tidak akan membuat para tukang klotok tersebut kehilangan langganan mereka. 

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)