DPD PPNI Kapuas dan BAPELKES Kalteng Gelar Seminar Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital

Gambar
  KUALA KAPUAS – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau DPD PPNI Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan BAPELKES Provinsi Kalimantan Tengah akan menyelenggarakan seminar bertema “Transformasi Profesional Tenaga Kesehatan di Era Digital: Sinergi Personal Branding, Literasi AI, dan Kepastian Hukum.” Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026 , mulai pukul 07.00 sampai 14.00 WIB , bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas . Seminar ini menjadi ruang penting bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat dan profesi kesehatan lainnya, untuk memperkuat kapasitas diri dalam menghadapi perubahan zaman. Di tengah perkembangan teknologi digital, tenaga kesehatan dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu membangun reputasi profesional, memahami pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), serta memiliki pemahaman hukum yang memadai dalam praktik pelayanan kesehatan. Dalam kerangka acuan kegiatan...

Serasa Di Surga Saat Dibius

Kemarin sore, admin beserta istri mengunjungi salah seorang teman di rumah sakit yang baru saja melahirkan dengan operasi Sectio Caesaria (Sesar). Dia bercerita bahwa sebelum operasi hatinya merasa galau, namun ketika diajak suaminya untuk shalat di masjid, hatinya mulai teman. Salah satu teman di tempat kerjanya memberikan nasehat agar dia ikhlas dalam menjalani operasi tersebut. Sejak saat itu dia berusaha mempersiapkan diri menghadapi operasi. Membereskan berbagai hal yang membuatnya tidak ikhlas menghadapi operasi. Bahkan ketika berpamitan kepada anaknya, anaknya sampai berkomentar, kalau begini, ummi jangan punya adek lagi !

Saat memasuki kamar operasi, hatinya merasa tenang, apalagi ada diantara kru ruang operasi yang dikenalnya. Setelah dibius dia merasa memasuki sebuah taman yang indah. Di taman tersebut dia disambut oleh temannya yang sudah meninggal. Teman tersebut memanggilnya, namun dia tidak menghiraukan panggilan tersebut karena begitu terpana dengan indahnya taman tersebut. Keindahan taman tersebut membuatnya tidak merasa bahwa dia sedang menjalani operasi. Bahkan setelah bangun pun dia masih menyebut-nyebut nama teman yang ditemuinya saat dibius.

Pengalaman ini sangat berbeda dengan orang-orang yang memasuki ruang operasi dengan penuh kekhawatiran. Banyak orang yang operasinya gagal karena kondisinya tidak siap, misalnya tekanan darahnya tiba-tiba meningkat karena khawatir menghadapi apa yang akan terjadi. Bahkan kecemasan menghadapi operasi ini terkadang memerlukan bimbingan rohani untuk menenangkannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas