Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Kunjungan Palang Merah Spanyol Ke Handiwung

Relawan mengajarkan cara menyikat gigi yang baik
Pada hari Jum'at, 4 Oktober 2013, rombongan Palang Merah Spanyol dan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas, melakukan kunjungan ke SDN 1 Handiwung. Kunjunga ini dalam rangka menyaksikan kegiatan Sekolah Sehat yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Kapuas dengan bantuan dana dari Palang Merah Spanyol.

Rombongan menyaksikan kegiatan penyuluhan cara menyikat gigi yang baik yang disampaikan oleh relawan PMI Kabupaten Kapuas. Setelah mengajarkan teori di kelas, relawan meminta para siswa yang sudah dikasih sikat gigi dan odol untuk mempraktekkan bagaimana melakukan sikat gigi yang baik.
Praktek menyikat gigi yang benar
Kegiatan praktek dilaksanakan di halaman sekolah. Para siswa diminta untuk meletakkan pasta gigi diatas sikat gigi, kemudian menggosok gigi sesuai dengan komando yang diberikan oleh relawan.
Relawan memberi komando pada praktek menyikat gigi
Setelah praktek menyikat gigi di lapangan sekolah, ada sesi foto bersama Silvia, Country Representative dari Palang Merah Spanyol. Mulai dari Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Pulau Petak, Bapak Sugian Nor, sampai para siswa mendapatkan kesempatan untuk foto bersama dengan Silvia.
Foto bersama dengan Silvia (duduk, tiga dari kanan)
Setelah foto bersama, rombongan dari Palang Merah Spanyol mengadakan perbincangan dengan para guru mengenai masalah yang mereka hadapi selama implementasi kegiatan sekolah sehat. Selain itu juga dibicarakan tentang keberlanjutan kegiatan sekolah sehat. Pihak sekolah berjanji untuk tetap menjadikan nilai-nilai dalam kegiatan Sekolah Sehat sebagai bagian dari kegiatan belajar mengajar yang mereka lakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas