Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Penyelidikan Epidemiologi di PT. Kalimantan Ria Sejahtera

Pada hari Kamis-Jum'at, 28-29 November 2013, rombongan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengadakan penyelidikan epidemiologi di perusahaan besar sawit PT. Kalimantan Ria Sejahtera. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut laporan dari perusahaan tersebut bahwa ada sebagian dari karyawannya yang menderita penyakit demam berdarah.

Ketika rombongan sampai di perusahaan, ternyata semua pekerja yang diduga menderita penyakit demam berdarah sudah dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya. Pimpinan rombongan, dr. Tri Setyautami, MPHM langsung menghubungi pihak Doris untuk mendapatkan informasi mengenai pasien yang dirujuk tersebut. Ternyata tidak ada satu pun penderita yang dirujuk tersebut didiagnosis dengan demam berdarah.

Pada saat yang sama, petugas dari Dinas Kesehatan langsung memeriksa rumah-rumah para pekerja yang sakit tersebut. Ternyata dari pemeriksaan, banyak rumah yang memiliki jentik-jentik. Para petugas dari Dinas Kesehatan langsung melakukan fogging fokus di tempat dimana ada penderita yang diduga menderita demam berdarah. Selain itu, petugas dari Dinas Kesehatan juga meninggalkan "abate" yang dapat digunakan untuk membunuh jentik-jentik. Pelayanan imunisasi dan pemberian vitamin juga diberikan sebagai bentuk pelayanan tambahan bagi para pekerja kebun sawit beserta keluarganya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas