Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Penyuluhan AIDS Bagi Guru-Guru SDIT Al-Amin Kapuas

Pada hari Jum'at, 7 Desember 2013 bertempat di ruang kelas V, SDIT Al-Amin Kapuas dilaksanakan kegiatan penyuluhan AIDS bagi para guru SDIT Al-Amin Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian kampanye Hari AIDS Sedunia. Dalam penyuluhan tersebut disampaikan hal-hal yang mempercepat penularan penyakit ini seperti makin cepatnya transportasi, urbanisasi, praktek seks yang serba boleh serta penggunaan obat terlarang dengan injeksi.

Sebagian penderita HIV/AIDS berada di negara-negara berkembang. Saat ini makin banyak ibu rumah tangga yang menderita HIV/AIDS. Hal ini mengakibatkan semakin banyaknya anak-anak yang menderita HIV akibat tertular dari air susu ibunya. Kondisi ini mengakibatkan produktivitas suatu negara menjadi menurun.

Selain itu juga ditampilkan video yang menggambarkan bagaimana perkembangbiakan virus HIV mulai dari bagaimana mereka memasuki suatu sel, sampai melipatgandakan dirinya, menggunakan apa-apa yang ada di dalam sel tersebut.

Para guru yang sebagian besar sudah menikah tersebut disuguhkan dengan simulasi penggunaan kondom. Dijelaskan bahwa kondom bisa digunakan sebagai alat kontrasepsi bagi mereka yang menginginkan agar anak mereka bisa menyusu dengan ASI selama dua tahun. Selain itu juga dijelaskan bahwa bagi mereka yang mengalami ejakulasi dini, maka kondom dapat digunakan untuk mengurangi sensitifitas dari glans penis, sehingga hubungan seks bisa dilakukan agak lebih lama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas