Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

dr. Mursito Bernostalgia di Kuala Kapuas

dr. Mursito Suprapto, SpPD (kiri) dan istri
Pada hari Minggu, 12 Januari 2014, admin dipanggil oleh istri dari depan rumah. Rupanya ada tamu istimewa. Beliau adalah dr. Mursito Suprapto, SpPD, mantan direktur RSUD Kuala Kapuas dari tahun 1975 sampai 1979. Pada awalnya beliau menanyakan rumah ibu Surati, yang merupakan tetangga depan rumah kami, setelah istri saya mengetahui bahwa beliau adalah senior kami, akhirnya istri saya meminta beliau dan istri untuk singgah dulu di rumah kami.

Beliau mulai bekerja sebagai dokter pertama di Pulang Pisau pada tahun 1973. Beliau merupakan dokter pertama di Pulang Pisau. Waktu itu tinggalnya sekitar 500 meter dari Pelabuhan Cukai, Pulang Pisau. Beliau tidak menempati rumah dinas yang disediakan karena dibelakang rumah tersebut masih hutan dengan kayu yang masih besar-besar.

Ketika bertugas sebagai direktur di RSUD Kuala Kapuas, beliau membuat ruang operasi dan instalasi radiologi. Saat ini kedua bangunan tersebut sudah tidak terurus lagi di bagian belakang Akper Pemkab Kapuas. Saat dinas di rumah sakit, beliau tinggal di rumah dinas yang terletak di Ujung Murung.

Perawat dan bidan senior yang pernah bertugas bersama beliau dulu adalah Ibu Surati, Pak Abya dan beberapa nama lain yang admin tidak kenal.

Setelah meninggalkan Kapuas, beliau melanjutkan pendidikan di Universitas Diponegoro, Semarang, mengambil spesialis penyakit dalam. Kemudian beliau menjadi dosen di Universitas Brawijaya, Malang. Saat ini beliau sudah pensiun dan masih praktek di Griya Spesialis, Jl. Nusakambangan 44, Malang; RS. Panti Waluya (RKZ), Jl. Nusakambangan 56, Malang dan RSI Aisyiyah, Jl. Sulawesi 26, Malang.

Komentar

  1. Saya kenal beliau, karena rumah di ujung murung keluarga kami yg menempati (Alm.dr.Benny Sunartono).. Salam..

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas