Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Bupati Kapuas Semarakkan World Diabetes Day 2014

Bupati Kapuas (depan, tiga dari kiri) menghadiri peringatan World Diabetes Day 2014
Pada hari Jum'at, 14 November 2014 bertempat di halaman RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan kegiatan Peringatan World Diabetes Day (Hari Diabetes Sedunia) 2014. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Peringatan HUT Persadia Kabupaten Kapuas ke-8. Rangkaian kegiatan ini sudah dimulai sejak beberapa minggu yang lalu dimana sudah dilaksanakan kegiatan lomba memasukkan air ke dalam botol, lomba menggiring bola. Kemudian pada pagi ini kegiatan diawali dengan Gerak Jalan mengelilingi Stadion Panunjung Tarung. Gerak jalan ini dilepas oleh Wakil Bupati Kapuas, Ir. Muhajirin, MP. Kemudian dilanjutkan dengan Senam Diabetes. Kegiatan senam ini diikuti oleh Bupati Kapuas.

Setelah itu barulah diadakan kegiatan peringatan World Diabetes Day 2014. Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari ketua panitia (Bapak Sihen). Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kegiatan pengumpulan dana yang dilakuka oleh panitia berupa penjualan kue, sumbangan dari anggota dan donatur serta bantuan dari direktur rumah sakit.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Persadia Kabupaten Kapuas (Bapak Talinting E. Toepak), Beliau menjelaskan bahwa jumlah anggota Persadia yang terdaftar sekarang adalah 250 orang. Anggota Persadia meliputi seluruh kalangan termasuk pedagang sayur. Kegiatan rutin Persadia adalah senam setiap minggu dan pemeriksaan darah setiap bulan. Persadia sering mengunjungi Puskesmas di luar kota untuk mempromosikan kegiatan Persadia bahkan pernah sampai ke Pulang Pisau. Persadia juga rutin mengikuti kegiatan Pandu Diabetes yang diselenggarakan setiap tahun. Diharapkan bantuan Pemda tetap berjalan pada tahun-tahun berikutnya.

Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (dr. Bawa Budi Raharja, MM) dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Persadia Cabang Kapuas yang sudah mandiri dan tetap konsisten dalam melaksanakan kegiatannya. Bupati Kapuas dalam sambutannya menceritakan tentang pamannya yang penderita diabetes tapi tetap sehat pada usia 80 tahun karena rajin berolah raga dan menjaga makanannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas