Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Sosialisasi dan Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Melalui Metode IVA

Pada hari Kamis, 30 April 2015 bertempat di gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan pembukaan kegiatan Sosialisasi dan Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Leher Raham Melalui Metode IVA dalam rangka Gerakan Nasional Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Serviks pada Perempuan, sekaligus memperingati Hari Kartini ke-136 Tahun 2015. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Kapuas dan Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kapuas.

Dalam sambutannya, ketua Tim Penggerakan PKK Kabupaten Kapuas, Ibu Ary Egahni Ben Bahat, SH menghimbau agar seluruh kader PKK yang berada di masing-masing desa dapat menjadi motor untuk menggerakkan para wanita untuk melakukan pemeriksaan IVA di puskesmas.

Dr. Ruth Widhiati R. Putri, SpOG dalam penyuluhannya menyampaikan bahwa para wanita yang terdeteksi kanker leher rahimnya sejak dini, akan lebih memudahkan penanganannya.

Ketua panitia, dr. Tri Setyautami, MPHM menyampaikan bahwa jumlah peserta yang mendaftarkan diri adalah sebanyak 226 orang, sedangkan yang mengikuti pemeriksaan sebanyak 156 orang. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas