Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Sosialisasi HIV - AIDS dalam rangka HUT Yayasan Kemala Bhayangkari

Kegiatan sosialisasi yang dibuka oleh Kapolres Kapuas di dampingi Ketua YKB Cabang Kapuas
dr.Tonun Irawaty Panjaitan sedang memberikan materi

Pemberian cenderamata dan foto bersama perwakilan peserta Sosialisasi HIV AIDS
Tanggal 28 Maret 2016,dalam rangka HUT YKB (Yayasan Kemala Bhayangkari) ke-36 tahun 2016, pengurus Kemala Bhayangkari Cabang Kapuas bekerjasama dengan Polres Kapuas dan KBP3 mengadakan Sosialisasi HIV-AIDS yang bertempat di halaman belakang Polres Kapuas. Dalam kegiatan ini pihak panitia mengundang dr.Tonun Irawaty Panjaitan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas sebagai narasumber. Acara diikuti oleh perwakilan siswa siswi SD,SLTP,SLTA,Polri,Bhayangkari,PNS Polri serta guru-guru pendamping. 

Dalam kata sambutan sekaligus membuka acara secara resmi, Kapolres Kapuas AKBP Hendra Rochmawan,S.IK.,M.H yang didampingi Ketua YKB Kapuas Ny.Neneng Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa HIV AIDS penting diketahui sejak dini agar kita terhindar dari penyakit yang dianggap sebagai kutukan. Pada penyampaian materi sosialisasi HIV-AIDS, narasumber menyampaikan jika penyakit ini sudah ada di Kapuas dengan data 21 pasien yang terdeteksi dan permasalahan ini merupakan tanggung jawab kita bersama, orang tua, guru, tenaga kesehatan dan juga pihak kepolisian serta seluruh masyarakat .Oleh sebab itu diharapkan kerjasama semua pihak. Walaupun di tengah kegiatan diguyur hujan deras tapi tidak mengurangi antusiasme peserta penyuluhan.

Ditulis oleh: dr. Tonun Irawaty Panjaitan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas