Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Crash Program Campak di Kabupaten Kapuas

Mulai tanggal 1-14 Agustus 2016 Kabupaten Kapuas bersama dengan 183 kabupaten/ kota di 28 Provinsi melaksanakan Crash Program Campak bagi anak usia 9-59 bulan, tanpa memandang status imunisasi Campak sebelumnya. ImunisasiCampak tambahan ini dilaksanakan bersama dengan pemberian Vitamin A. Pelaksanaannya berlangsung di Puskesmas, Pustu, Poskesdes, posyandu, RSUD, TK, PAUD, dan pos-pos lainnya. 

Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap vaksin palsu. Selama ini vaksin yang digunakan oleh puskesmas dan jaringannya adalah vaksin dari Biofarma yang didistribusikan secara berjenjang ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Imunisasi Campak Tambahan ini ditargetkan mencapai hasil minimal 95% sasaran. Dukungan lintas sektor, tokoh masyarakat, tokoh agama, PKK, sangat diperlukan demi suksesnya pelaksanaan Imunisasi Campak Tambahan ini.

Kepala Puskesmas Melati, dr. Tonun Irawati menyampaikan bahwa di lapangan, petugas ada yang mengalami kendala dari ibu-ibu yang tidak mau mengimunisasikan anaknya, maunya diberi vitamin A saja. Cara mengatasinya yakni petugas diminta untuk terus membujuk para ibu tersebut agar mau mengimunisasikan anaknya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas