Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Rapat Koordinasi Kabupaten Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2019


Pada hari Selasa, 21 Mei 2019 bertempat di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Kabupaten Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Tahun 2019. Kegiatan ini merupakan kegiatan bersama antara pemerintah daerah Kabupaten Kapuas bersama dengan Forkompida dan berbagai unsur lainnya. 

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala Satuan Organisasi Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Kapuas, Organisasi Masyarakat dan Pemuda se-Kabupaten Kapuas, tokoh masyarakat serta tokoh agama di Kabupaten Kapuas.

Dalam pertemuan ini, Bupati Kapuas, Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT mengajak seluruh masyarakat untuk rukun dan tidak ikut demo ke Jakarta pada tanggal 22 Mei 2019 besok.

Wakil dari Kepolisian Resort Kapuas, Kepala Unit Tingkat Pidana Tertentu menyampaikan materi tentang tindakan yang dilakukan pada tanggal 22 Mei 2019 yaitu tidak melakukan aksi turun ke jalan pada tanggal 22 Mei 2019 untuk mengantisipasi adanya korban karena tindakan teror. Polisi juga mengharapkan agar masyarakat tidak terpecah karena beda pilihan dalam Pemilu 2019. 

Kepala Kepolisian Resort Kapuas mengharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tidak percaya dengan berita hoaks yang beredar.

Kepala Komando Distrik Militer 1011 Kuala Kapuas meminta peserta untuk memastikan bahwa kondisi Kapuas aman. Beliau mengajak masyarakat untuk mengantisipasi munculnya konflik. 

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kapuas, Mauladi, SH, MH menjelaskan bahwa konflik terjadi karena rendahnya pemahaman hukum di kalangan masyarakat. Beliau mengharapkan masyarakat tidak melakukan tindakan untuk merugikan diri kita sendiri.

Wakil Bupati Kapuas, Drs. H. M. Nafiah Ibnor, MM menghimbau agar masyarakat Kapuas tidak ke Jakarta. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas