Menyiapkan Kapuas Menghadapi Perubahan Penduduk: Belajar dari Simulasi Demografi Dunia

Gambar
  Oleh: Informasi Kapuas Perubahan jumlah penduduk bukan hanya urusan angka. Ia berhubungan langsung dengan kehidupan sehari-hari: jumlah anak sekolah, kebutuhan layanan kesehatan, lapangan kerja, kebutuhan pangan, perumahan, hingga perhatian terhadap warga lanjut usia. Sebuah dokumen dari Our World in Data memperkenalkan alat simulasi penduduk yang dapat digunakan untuk melihat bagaimana jumlah dan struktur penduduk suatu negara berubah hingga tahun 2100. Alat ini menunjukkan bahwa masa depan penduduk sangat dipengaruhi oleh tiga hal utama: angka kelahiran, usia harapan hidup, dan migrasi penduduk. Dengan mengubah asumsi pada tiga faktor tersebut, pengguna dapat melihat bagaimana jumlah penduduk dan komposisi usia akan berubah di masa depan. Tiga Faktor yang Menentukan Masa Depan Penduduk Pertama adalah angka kelahiran . Jika rata-rata jumlah anak yang dilahirkan oleh seorang perempuan menurun, maka dalam jangka panjang jumlah penduduk usia muda akan berkurang. Sebaliknya, ji...

Wajar kalau 'kaum' langgar masuk surga

 

Gambar ini dibuat oleh Microsoft Bing Creator


Saat mendengar suara 'kaum' langgar yang agak serak, terlintas dalam pikiran saya betapa mulianya pekerjaan sebagai kaum ini. Sebelum shalat Subuh (saat ini pukul 04.05 WIB di Kuala Kapuas) mereka sudah berzikir untuk membangunkan para jama'ah. Saat masuk waktu Subuh, mereka adzan. Setelah adzan mereka shalat sunat. Setelah shalat mereka mulai berwirid untuk menunggu jama'ah shalat Subuh datang. Setelah itu mereka menutup wiridnya dengan do'a. Setelah iqamah mereka memimpin shalat Subuh. Setelah shalat Subuh mereka wirid sampai pukul 05.00 WIB. Di langgar atau masjid yang lain ada yang sampai terbit matahari (05.25 WIB).

Sebelum Maghrib kaum sudah datang, saat masuk waktu (17.25 WIB), beliau adzan, setelah itu shalat sunat. Setelah itu shalawat menjelang iqamah. Setelah iqamah memimpin shalat Maghrib. Setelah shalat maghrib wirid sampai jam 18.00 WIB. Kadang beliau menunggu di langgar sampai selesai shalat Isya (19.05 WIB). 

Jadi dalam sehari, beliau menghabiskan waktu sekitar 2 jam di langgar. Dan waktu itu diisi dengan dzikir kepada Allah SWT. Dari ukuran ini saja wajar kalau mereka mendapatkan ganjaran surga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas