Postingan

Menampilkan postingan dengan label Al-Quran

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"