Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bernhard Vischer

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bangsal anak dari waktu ke waktu (1938 - 2010)

Gambar
Bangsal anak tahun 1938 Bangsal anak tahun 2001 Bangsal anak tahun 2010 Bangsal anak ini merupakan bagian dari Rumah Sakit Kuala Kapuas yang dibangun oleh Basel Mission. Rumah sakit ini terletak di Desa Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

"Sister House" dari waktu ke waktu (1932 - 2010)

Gambar
Sister house (1932) Sister house (1934) Sister house (2001) Guest house (2010) "Sister house" ini berada di Kelurahan Barimba, Kecamatan Kapuas Timur, dekat dengan bekas bangsal anak Rumah Sakit Kuala Kapuas yang dibangun oleh Basel Mission.

Rumah Eropa tampak depan (Foto Koleksi Bernhard Vischer)

Gambar
Rumah Eropa (Dokter, Perawat, 3 Eropa. Krankenzimmer ) tampak depan. Disampingnya ada rumah dokter. Rumah ini terletak di pinggir Sungai Kapuas Murung. Foto ini dimuat seizin Bernhard Vischer

Bangunan luar rumah Eropa (Foto Koleksi Bernhard Vischer)

Gambar
Foto diatas adalah salah satu bangunan yang ada dikomplek Rumah Sakit Kuala Kapuas yang ada di daerah Barimba yang selesai dibangun pada tahun 1931. Foto dimuat atas izin dari Bernhard Vischer

Poliklinik pendahuluan (Foto koleksi Bernhard Vischer)

Gambar
Foto diatas adalah poliklinik pendahuluan yang dibangun oleh Basel Mission. Poliklinik ini dikelola oleh dr. Carl Matheus Vischer. Di depan poliklinik ini disediakan ruang tunggu sederhana yang terbuat dari kayu. Poliklinik yang dibangun pada tahun 1927 ini berada di Barimba. (Sekarang kelurahan ini berada di Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Foto diatas dimuat seizin Bernhard Vischer.

Peta Kuala Kapuas tempo dulu (Koleksi Foto Bernhard Vischer)

Gambar
Peta diatas menggambarkan peta tempo dulu. Di peta ini tampak berbagai sungai yang ada di Kuala Kapuas dan sekitarnya. Sampai sekarang ada beberapa sungai yang namanya bertahan sampai sekarang, tapi ada yang sudah tidak dikenal lagi nama tersebut. Misalnya S. Barania. Sungai ini melewati Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Ahmad Yani, Jalan Melati, Jalan Teratai dan Jalan Mawar. Sebagian masyarakat menyebut sungai ini sebagai Sungai Gereja karena melewati Gereja Sinta. 

Staf RS Kuala Kapuas (Foto koleksi Bernhard Vischer)

Gambar
Foto diatas menggambarkan staf rumah sakit Kuala Kapuas pada tahun 1929: Duduk, dari kiri ke kanan: B. Vischer-Mylius, Dr. Carl Matheus Vischer dan Suster Maria Horsch Berdiri di belakang, dari kiri ke kanan: Roben Pahu dan istrinya, Nisia Sungan. Izin pemuatan foto ini diberikan oleh Bernhard Vischer.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)