Postingan

Menampilkan postingan dengan label Break Dance

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

"Break dance" muncul kembali di Palangka Raya

Gambar
Saat mendatangi kegiatan Millennial Road Safety Festival di Bundaran Besar Palangka Raya, admin melihat sekelompok anak muda duduk-duduk di matras yang dilapis dua sehingga cukup tebal. Mereka secara bergiliran menunjukkan kebolehan mereka menjadikan kepala, bahu dan tangan untuk menyangga bagian bawah tubuh mereka yang berada di udara. Rasanya gerakan ini bukan merupakan sesuatu yang baru bagi admin. Admin lalu mendatangi salah seorang peserta yang memeragakan gerakan yang menarik tadi. Dia menjelaskan bahwa ini adalah "break dance". Mereka melihat bahwa tarian ini mulai diminati kembali oleh generasi muda di Palangka Raya. Admin langsung ingat waktu zaman SMA dulu di Jakarta tahun 1980-an dimana salah satu teman akrab admin adalah seorang jagoan "break dance", sekarang beliau sudah jadi ustadz.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)