Postingan

Menampilkan postingan dengan label Es Cendol

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Bubur Ayam Pasundan

Gambar
Bubur Ayam Pasundan terletak di Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas. Tempat ini selain menyediakan bubur ayam, juga menyediakan siomay dan es cendol. Tarifnya adalah sebagai berikut: Bubur Ayam - Rp 8.000 Siomay - Rp 8.000 Es Cendol - Rp 4.000 Pada mulanya penjual bubur ayam ini berjualan menggunakan gerobak kesana kemari. Hal ini dimulai sejak tahun 2005. Sejak tahun lalu, beliau mulai membuka depot di Jalan Tambun Bungai. Ketika tempat itu digunakan kembali oleh pemiliknya, beliau pindah ke tempat ini.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)