Postingan

Menampilkan postingan dengan label Live

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penyuluhan tentang rujukan online JKN di Radion Siaran Pemerintah Daerah

Penyuluhan / Promosi Kesehatan di Radio Siaran Pemerintah Daerah (91,4FM) tentang Sistem Rujukan Online BPJS dari Tim Promkes RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo bersama dr. Yessy Gusman, Arkani, S.Fisio, dan Slamet Prayogo, S.Kep, Ns, Rabu, 17 Oktober 2018 Dikirim oleh Phopo D Subrata pada Selasa, 16 Oktober 2018

Nonton Bareng TEDMEDLive 2014 di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Gambar
Tampilan penutup TEDMEDLive 2014 hari pertama RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo menjadi salah satu "affiliate" TEDMEDLive 2014 di Indonesia. Kegiatan nonton bareng ini insya Allah dilaksanakan pada hari Kamis-Jum'at, 11-12 September 2014 di aula rumah sakit. Kegiatan ini diikuti oleh para mahasiswa Akademi Keperawatan Pemkab Kapuas dan staf rumah sakit yang berminat. Sebenarnya kegiatan TEDMEDLive ini disiarkan selama 12 jam sehari, mulai dari pagi sampai malam. Tapi karena acara ini berpusat di Washington DC dan San Fransisco, maka selisih waktu dengan Kuala Kapuas adalah 11 jam. Selisih waktu ini membuat tidak mungkin bagi warga Kapuas untuk menonton acara ini secara langsung sejak awal, karena dimulai pada malam. hari. Nonton bareng di aula rumah sakit hanya dilangsungkan mulai jam 06.45 - 08.30 WIB, mengambil sesi terakhir. Setiap seorang pembicara selesai menyampaikan presentasinya, penerjemah dalam acara ini menyampaikan secara ringkas apa yang disajikan ol...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"