Postingan

Menampilkan postingan dengan label Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Muhammadiyah Kapuas Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Sunatan Massal untuk Masyarakat

Gambar
Kuala Kapuas – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui sinergi Lazismu, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah menggelar kegiatan bakti sosial berupa cek kesehatan, pengobatan gratis, dan sunatan massal bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aksi nyata di bidang kemanusiaan. Layanan cek kesehatan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol . Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai faktor risiko penyakit tidak menular sehingga masyarakat dapat lebih memahami kondisi kesehatannya dan memperoleh penanganan yang tepat. Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 57 orang mengikuti layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis , sementara 15 anak ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)