Postingan

Menampilkan postingan dengan label Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Muhammadiyah Kapuas Gelar Bakti Sosial Kesehatan dan Sunatan Massal untuk Masyarakat

Gambar
Kuala Kapuas – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui sinergi Lazismu, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), serta organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah menggelar kegiatan bakti sosial berupa cek kesehatan, pengobatan gratis, dan sunatan massal bagi masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aksi nyata di bidang kemanusiaan. Layanan cek kesehatan yang diberikan meliputi pengukuran tekanan darah, penimbangan berat badan, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol . Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai faktor risiko penyakit tidak menular sehingga masyarakat dapat lebih memahami kondisi kesehatannya dan memperoleh penanganan yang tepat. Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 57 orang mengikuti layanan cek kesehatan dan pengobatan gratis , sementara 15 anak ...

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"