Postingan

Menampilkan postingan dengan label Obat Tradisional

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

PKK Kabupaten Kapuas Kunjungi Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional

Gambar
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas (kedua dari kiri) sedang di etalase tanaman obat Dalam rangka menindaklanjuti rencana pengembangan Kabupaten Kapuas sebagai sentra pengembangan jamu di Kalimantan Tengah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas bersama dengan dokter Jamu - dr. David Abiyoso melakukan kegiatan studi banding ke Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang terletak di Jalan Raya Lawu, Tawangmangu, Karang Anyar, Surakarta. Jamu produksi Litbang :Tanaman Obat dan Obat Tradisional Dalam kunjungan tersebut tim selain mendengar penjelasan dari pihak Balitbangkes, juga melakukan peninjauan lapangan untuk melihat produksi jamu di lokasi ini, sekaligus melihat-lihat tanaman obat yang tersedia di sana. Setelah melakukan studi banding ini, dr. David Abiyoso mengharapkan ada masyarakat yang mau melakukan budi daya tanaman obat di Kapuas.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"