Postingan

Menampilkan postingan dengan label Peternakan

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Berkunjung Ke Peternakan Di Ponpes Al-Amin

Pada hari Minggu, 10 Februari 2013, admin berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Amin. Dalam kunjungan tersebut admin menyempatkan diri untuk melihat-lihat peternakan yang terdapat di pondok pesantren ini. Komoditas yang diternakkan adalah kambing, ayam dan itik. Pengelolaan peternakan ini dipercayakan kepada para santri yang memiliki kemampuan dan keinginan untuk mengelola komoditas tersebut. Untuk peternakan kambing, ada lima orang santri yang mengelolanya. Mereka akan mencarikan rumput dan daun-daunan untuk kambing tersebut pagi dan sore hari. Mereka juga menyediakan minuman untuk kambing tersebut. Mereka yang mengelola kambing tersebut dibebaskan dari biaya sekolah dan mereka juga mendapatkan bagian bila kambing tersebut dijual.

Kapuas surga bagi walet

Gambar
Sarang walet di Jalan Meranti, Kuala Kapuas  Sejak ada warga Kapuas yang berhasil memanen sarang burung walet, maka sarang burung walet bertebaran di Kuala Kapuas, bahkan sampai ke Kecamatan Kapuas Hilir, Kecamatan Pulau Petak, Kecamatan Kapuas Murung dan Kecamatan Basarang. Jumlah gedung yang diperuntukkan untuk sarang walet sudah mencapai hitungan puluhan bahkan mungkin ratusan. Sarang walet di Jalan Meranti, Kuala Kapuas Di dalam kota Kuala Kapuas, banyak pertokoan yang dibangun bertingkat, kemudian bagian atasnya diperuntukkan bagi sarang walet, sebagaimana gambar dibawah ini: Toko di Jalan Ahmad Yani, yang bagian atasnya digunakan untuk sarang walet Untuk melihat berbagai macam sarang burung walet di Kabupaten Kapuas, silahkan mengunjungi kumpulan foto dari halaman Informasi Kapuas di Facebook tentang Sarang Burung Walet .

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)