Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sari Tebu Alami

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Warga Dadahup G4 Berjualan Sari Tebu Alami

Gambar
Andi bersama Sari Tebu Alami Pada hari Minggu, 10 Februari 2013, ketika sedang menunggu taksi menuju ke Kuala Kapuas, admin melihat ada orang yang berjualan Sari Tebu Alami. Setelah berbincang sebentar diketahui bahwa penjualnya berasal dari Dadahup G4, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Nama penjualnya adalah Andi. Beliau sudah berjualan Sari Tebu Alami ini sejak satu bulan yang lalu. Seluruh alat untuk berjualan ini berasal dari Franchise GIANT. Untuk membeli alat pemeras tebu harganya 1,3 juta rupiah. Tebunya pun didatangkan dari Jawa mengingat rasa tebu yang berasal dari Kalteng agak berbeda. Andi membuka dagangannya mulai jam 08.00 sampai 17.30 WIB di RTA Milono, Palangka Raya.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"