Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sari Tebu Alami

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Warga Dadahup G4 Berjualan Sari Tebu Alami

Gambar
Andi bersama Sari Tebu Alami Pada hari Minggu, 10 Februari 2013, ketika sedang menunggu taksi menuju ke Kuala Kapuas, admin melihat ada orang yang berjualan Sari Tebu Alami. Setelah berbincang sebentar diketahui bahwa penjualnya berasal dari Dadahup G4, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Nama penjualnya adalah Andi. Beliau sudah berjualan Sari Tebu Alami ini sejak satu bulan yang lalu. Seluruh alat untuk berjualan ini berasal dari Franchise GIANT. Untuk membeli alat pemeras tebu harganya 1,3 juta rupiah. Tebunya pun didatangkan dari Jawa mengingat rasa tebu yang berasal dari Kalteng agak berbeda. Andi membuka dagangannya mulai jam 08.00 sampai 17.30 WIB di RTA Milono, Palangka Raya.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)