Postingan

Menampilkan postingan dengan label Semarang

Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penyusunan Panduan PMER dalam masa Tanggap Darurat Bencana

Gambar
Bapak Ridwan (dari Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat) sedang menyampaikan presentasi Mulai tanggal 25-29 Maret 2018 bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan PMI Provinsi Jawa Tengah, Sambiroto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah dilaksanakan kegiatan Penyusunan Panduan PMER dalam masa Tanggap Darurat Bencana. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan sebagian PMI Provinsi dan Kabupaten se-Indonesia, termasuk PMI Kabupaten Kapuas. PMER dirasa perlu diintegrasikan ke dalam kegiatan Tanggap Darurat Bencana agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan bisa menjadi pelajaran untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"