Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sunday Market

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

"Sunday Market" di Bundaran Besar Palangka Raya

Gambar
Pagi ini, Ahad, 27 Oktober 2019, saya berjalan dari Wisma Thamrin 11 Palangka Raya ke Bundaran Besar. Saya mengambil rute memutar dari Jalan Thamrin ke G. Obos lalu ke Imam Bonjol kemudian masuk ke Yos Sudarso. Target hari ini adalah mencari teh hangat. Biasanya saya makan nasi padang dengan rendang di "Sunday market" ini, tapi karena sudah makan di wisma, disini cari minuman saja. Saat menunggu minuman disiapkan, saya melihat bayi di "baby walker" (kereta bayi) sedang diajak bicara oleh saudaranya. Sang bayi senang diajak bicara, sesekali dia menimpali ucapan saudaranya dengan senyuman bayi yang manis. Saya tanya sama ibunya berapa bulan usia anaknya. Beliau bilang dua bulan. Ini merupakan anak pertama. Sang ayah sedang asyik menikmati makanan pesanan mereka.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)