Postingan

Menampilkan postingan dengan label Wifi.id Seamless

Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pengalaman menerima penawaran Wifi.id Seamless dari 1500755

Gambar
  Pada hari Sabtu, 10 September 2022, saya menerima telepon dari 1500755. Penelpon mengaku dari pihak IndiHome yang menawarkan Wifi.id Seamless.  Pada masa-masa awal ketika IndiHome berada di Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, saya sudah mencoba aplikasi ini, namun tidak terpakai karena tidak Wifi.id tidak tersedia dimana-mana. Penelepon meyakinkan saya bahwa mereka sudah memiliki 150 ribu titik di seluruh Indonesia. Saya lalu mengecek lokasi Wifi.id menggunakan alamat berikut ini: https://wifi.id/cari-lokasi-wifi (hasilnya adalah gambar diatas) Ternyata di Kualakapuas tidak ada titik Wifi.id. Jadi masih sama seperti dulu, Wifi.id Seamless kurang dapat dimanfaatkan di Kuala Kapuas.  Ini merupakan pelajaran yang berharga bagi "sales" yang melakukan penawaran secara per telepon, untuk melakukan "sedikit" searching atau ada upaya untuk mempelajari dulu karakteristik pelanggan yang akan di "closing" sehingga tidak salah sasaran.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)