Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Upacara Peringatan Proklamasi di Rumah Sakit Umum Daerah

Persiapan Upacara Peringatan Proklamasi RI ke-65 di Rumah Sakit
Pada hari Selasa, 17 Agustus 2010, setiap instansi di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan Upacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-65, tidak terkecuali rumah sakit. Kegiatan upacara ini dipimpin oleh direktur, diikuti oleh seluruh jajaran struktural dan sebagian pejabat fungsional. Dalam pengarahannya, inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalimantan Tengah dalam memperingati proklamasi ini.

Berikut ini adalah wajah-wajah peserta upacara di rumah sakit:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"