Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Cuci Gudang, Semua Barang Kami Jual Murah

Para pelanggan memenuhi toko yang sedang cuci gudang
 Toko yang mulai buka pagi ini (Jum'at, 29 Oktober 2010) sudah dipenuhi oleh pelanggan. Spanduk yang terpampang diatas toko yang bertuliskan : Cuci Gudang, Semua Barang Kami Jual Murah, telah menarik perhatian pembeli. Sejak sore hari, toko ini dipenuhi oleh pelanggan. Toko yang terletak di perempatan Jalan Seroja dan Jalan Barito - Teratai, Kuala Kapuas ini membuat arus lalu lintas agak melambat dibandingkan biasanya, mengingat banyaknya kendaraan yang parkir di pinggir jalan dan banyaknya pedagang asongan yang berjualan di pinggir jalan.
Pedagang asongan juga tidak mau ketinggalan meramaikan suasana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"