Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Izin menerjemahkan buku Dajacksch-Deutsches Wörterbuch

Dear Mr. Fajar and Mrs. Frey Näf,

It is with pleasure that I can report that I just got word from the Dutch Bible Society (Nederlands Bijbelgenootschap or NBG) that they give the right to Informasi Kapuas to translate parts of the book of August Hardeland from 1859.
Please state in the translation the original title, author and publisher Frederik Muller Amsterdam on behalf and for cost of Nederland Bijbel Genootschap.
Two  copies of the book will be appreciated to be received for the library of the NBG.

The NBG (CeesJan Visser – general director) and I wish you success and the Blessing of our God for your translation work.

Best regards

Huub Lems
Administrator of the Mission Foundation of the Protestant Church in the Netherlands

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"