Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia (AJAM - AKEN)

AJAM, s. galongan ajam
AJANG, perawat, pengasuh anak-anak, pembantu rumah
AJAT, kerang putih-abu-abu kecil ditempatkan sebagai ornamen pada topi, keranjang, dll.
AJAT, s. handipe ajat
AJAU, ajaajau, mungkin, berharap (biasanya digunakan untuk permintaan)
AJO, baik
AJOH, yang mempersiapkannya (lembaran nanas daun, anda memasukkan daun ke dalam air untuk sementara waktu, dan kemudian mengalahkan mereka dengan kayu tajam.)
AJOH, ini akan diperoleh, akan
AJUAJUN, s. manjun
AJUE, s. ai.
AJUP, saudara ipar
AKA, kakak, saudara perempuan tua
AKAI, o, oh, celaka
AKAL, penyelamatan, penipuan licik
AKAL, - ingin membuat sawah, sepotong kulit sekitar hutan, (taweng,) membiarkan pohon-pohon kering dan kemudian menempatkan mereka di atas api
AKAN, kata depan yang sangat berarti, menurut, untuk, oleh, istilah "harus mengisi" untuk masa depan
AKAR, nama laki-laki
AKEN, keponakan


Sumber: 
Hardeland, A. (1859) Dajacksch-Deutsches Wörterbuch, Amsterdam: Frederik Muller Amsterdam (on behalf and for cost of Nederland Bijbel Genootschap)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)