Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Musyawarah Wilayah ke-7 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kalimantan Tengah di Kuala Kapuas

Pada tanggal 15-17 Oktober 2010 bertempat di Perguruan Muhammadiyah, Jl. Barito, Kuala Kapuas akan diselenggarakan kegiatan Musyawarah Wilayah ke-7 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kalimantan Tengah. Kegiatan ini akan diikuti oleh seluruh pengurus cabang Muhammadiyah di Kalimantan Tengah, kurang lebih sebanyak 165 orang tamu. Penginapan dan kegiatan akan di pusatkan di Perguruan Muhammadiyah.

Insya Allah pada tanggal 15 Oktober 2010 akan diselenggarakan pawai dengan rute dari Bukit Ngalangkang dan berakhir di Perguruan Muhammadiyah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"