Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kebakaran Rumah di Jalan Kasturi, Pulau Telo

Rumah yang terbakar di Jalan Kasturi, Pulau Telo
Kebakaran ini terjadi pada hari Sabtu, 20 November 2010 sekitar pukul 12.00 WIB. Menurut keterangan ketua RT, diperkirakan kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek dibagian atap rumah, karena api mulainya dari atas. Syukurlah angin tidak terlalu kencang, sehingga rumah disampingnya tidak ikut terbakar. Kerugian ditaksir lebih dari seratus juta, mengingat harga bangunan serta perabotan rumah yang rusak akibat kebakaran ini. Selain meubelair, ada juga sepeda yang menggunakan aki yang ikut terbakar dalam kejadian ini. Syukurlah lokasi ini dekat dengan Pemadam Kebakaran, sehingga dalam waktu singkat dapat dipadamkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"