Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Donor Darah PWI




Dalam rangka rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional tahun 2011, pada hari Sabtu tanggal 5 Februari 2011 telah dilaksanakan kegiatan sosial berupa donor darah yang diikuti oleh insan pers anggota PWI Perwakilan Kuala Kapuas dan beberapa relawan lain termasuk juga dari Anggota Satuan Polisi Pamong Praja, kegiatan dilaksanakan di kantor PWI Jl. Maluku Kuala Kapuas.
Kegiatan donor darah seperti ini sangat bermanfaat, apalagi di Kuala Kapuas sudah ada UTD yang mampu menampung sumbangan darah agar bisa dipergunakan untuk saudara kita yang membutuhkan tranfusi darah.
Jika anda mau melaksanakan kegiatan donor darah di instansi Anda, bisa menghubungi Unit Tranfusi Darah RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Jl. Tambun Bungai Kuala Kapuas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"