Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Hadirilah Pelatihan Tibbun Nabawi (Penyembuhan Ala Nabi Muhammad SAW) - GRATIS

Pada hari Jum'at, 18 Februari 2011 pukul 19.30 - 21.00 WIB bertempat di Jalan Mawar No. 10 (Agen PROOF) diselenggarakan Pelatihan Tibbun Nabawi yang akan disampaikan oleh Bapak Gatot Setyawan (lulusan pendidikan Tibbun Nabawi pada Akademi Farmasi HPA Radik).

Bagi Bapak/Saudara yang berkenan untuk hadir, dipersilahkan untuk menghubungi 081349195674 satu hari sebelum pelaksanaan mengingat peserta terbatas. Kegiatan ini dikoordinir oleh Bapak Edy Haryanto (pengusaha kue).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"