Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Khataman Qur'an Siswa-siswi SMPN 1 Kuala Kapuas


Pada hari Selasa, 15 Februari 2011 bertepatan dengan tanggal Maulid Nabi bertempat di Masjid Riyadhul Jannah diselenggarakan Khataman Qur'an Massal Siswa-Siswi Kelas IX SMPN 1 Kuala Kapuas. Khataman ini diikuti oleh sekitar 54 orang. Mereka membaca surat Adh-Dhuha sampai surat An-Naas, dilanjutkan dengan surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan awal Surat Al-Baqarah, Ayat Kursi dan akhir Surat Al-Baqarah, diakhiri dengan do'a khatam Qur'an. Mereka berbaris di bagian depan masjid, disaksikan oleh para adik kelas dan para orang tua murid yang menghadiri kegiatan tersebut. Semoga kegiatan ini makin meningkatkan rasa cinta terhadap Qur'an dan semangat untuk mempelajarinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"